Taehyung turun dari ranjang dengan gerakan sepelan mungkin. Satu karena sakit di punggung dan perih di lubangnya dan ke-dua tak mau membangunkan Jungkook yang baru terpejam pada pukul 6 pagi tadi dan sekarang baru pukul 7 pagi.
Mengecup kening Jungkook sebelum meninggalkan ke luar kamar. Mendengar pintu yang tertutup Jungkook pun tersenyum dalam tidurnya.
Taehyung pindah ke kamar Sohyun dan Yoojung memberikan pelukan hangat untuk ke-dua bocah manisnya sekalian membangunkan-nya.
Mendusel ditengah-tengah tidur Sohyun dan Yoojung, seolah sudah menjadi rutinitas di pagi hari. Merasakan ke hadiran Pappy nya dua bocah manis itu pun memberikan pelukan dari sisi kanan dan kiri, sambil tersenyum dan dengan mata yang masih terpejam.
Taehyung mengecupi kening dua bocah manisnya secara bergantian. Interaksi yang akan Taehyung rindukan nanti ketika dua bocah manis itu sudah kembali di pelukan mama-nya.
Jika boleh egois, Taehyung ingin bersama dengan kedua anak itu selamanya. Tapi itu tidak mungkin kan?
“Ayo bangun, kita sarapan bersama”
.
.
.
Jungkook akan membawa Taehyung beserta Sohyun dan Yoojung terbang ke China. Dan jika kondisi dari Xu lulu memungkinkan mungkin akan membawanya untuk bertemu kedua buah hatinya.
Berangkat satu hari lebih cepat dan hari berikutnya akan di susul oleh Yoongi dan Jimin beserta ke dua orang tua Taehyung. Dan Sarah baru akan berangkat setelah dokumen Yeonjun dan Soobin sudah siap, karena ini adalah perjalanan pertama mereka ke luar negeri jadi banyak yang harus dipersiapkan.
Jungkook dan Taehyung akan meresmikan pertunangan mereka di China sekaligus merayakan kemenangan Jungkook bersama keluarga besar Jeon atas keberhasilannya memulihkan perusahaan appa-nya yang hampir jatuh dan bangkrut karena ditipu oleh rekan bisnisnya sendiri.
Dan sekaligus memberikan peringatan keras untuk Wang group terutama untuk Jackson Wang.
.
.
.
.
Senyum merekah yang terus tersungging dari bibir mungil Sohyun dan Yoojung yang tak sabar untuk segera sampai dan mereka terus bernyanyi riang di sepanjang perjalanan menuju bandara seperti tour anak sekolah. Jungkook dan
Taehyung hanya tersenyum kecil dan terkadang ikut bernyanyi untuk memeriahkan suasana mengikuti lagu anak-anak yang di stel Taehyung melalui handphone-nya.
“Apa kita akan bertemu dengan ibu mereka?” Bisik Taehyung saat kedua keponakan kecil itu sudah mulai tertidur di kursi mereka.
Mereka sudah berada di pesawat saat ini, dan take off satu jam lalu. Waktu sudah menunjukkan jam 12 malam, butuh waktu sekitar satu jam lagi baru mereka sampai tujuan. Jungkook memang mengambil penerbangan malam, bukan karena lebih murah hanya saja dia menyempatkan
dirinya menyelesaikan berkas-berkasnya tadi siang sampai malam sebelum pergi berlibur.
Taehyung tidak mengantuk, jadi dia mengeratkan badannya pada lengan kekar kekasihnya. Jungkook mengecup keningnya dan menghirup surai coklat Taehyung yang berbau stroberi. Hanya sayup-sayup melody romantis yang terdengar. Beberapa penumpang ikut bersenandung. Nyaman.
“Ya~ kita akan bertunangan di sana karna aku ingin disaksikan kakak iparku juga” Jawab Jungkook sambil mengusap lengan Taehyung dengan telapak tangannya. Taehyung mengangguk mengerti. Lelaki manis itu sedikit menegakkan badannya lalu mencium pipi sang dominan dengan lembut.
“Hanya pipi?”
Taehyung mengangguk, dia tersenyum kecil saat melihat Jungkook merengut tak suka.
“Hell.. Taehyungie! kita bahkan sudah berhubungan intim dan kau selalu puas bercinta denganku. Dan apa yang kudapatkan? Kau hanya memberiku ciuman di pipi?!” Ucap Jungkook tak terima. Nadanya naik dua oktaf.
KAMU SEDANG MEMBACA
D.O.P [[ KookV ]]
Fanfiction[[ End~ ]] Part terakhir dikemas dalam bentuk PDF berbayar~ Siapapun boleh mengambilnya dengan cara payment~ Dan akan dikirim lewat email yang sudah diberikan keamanan~ Jika menemukan cerita yang serupa dengan judul yang sama~ Itu memanglah cerita y...
![D.O.P [[ KookV ]]](https://img.wattpad.com/cover/305400020-64-k879122.jpg)