23. Zea berulah

87 16 0
                                        

No plagiat!
💢❗• Harap like sebelum membaca
⚠️Jangan jadi pembaca gelap⚠️


°

°

°
Di kelas Celia ....

"CELIAA OMG, LO GAPAPA KAN?" teriak Asya histeris saat Celia baru datang ke kelas.

"Celii gapapa kok, kak. "

"Serius? "

"Iya kak Asya. "

Celia dan Asya pun mulai duduk di kursi, Asya masih tetap heboh akan kejadian tadi. Walaupun ia tak melihat secara langsung, tapi ia melihat melalui sosial media.

"Lo tau dia siapa, Cel? "

"Enggak, "

"Masa sih? Namanya tau ga? "

"Enggak, kak Asyaa. "

"Ohh ya, gimana badan nya? Udah enakkan, kan? " tanya Asya.

"Lumayan sih, " jawab Celia.

"Yaudah, moga cepet enakkan tanpa ada kata lumayan. " ujar Asya yang dibalas anggukan oleh Celia.

Asya pun mulai pindah ke tempat duduk aslinya, dan pelajaran pertama pun segera dimulai.

~~~
Pelajaran pertama telah usai, tiba lah saatnya istirahat pertama di mulai.

"Ke kantin, yok. " ajak Asya.

"Boleh deh, " balas Celia.

Asya dan Celia pun mulai pergi menuju ke kantin dengan melewati koridor yang lumayan ramai oleh murid-murid.

"Kak Asya, Celii mau ke toilet dulu ya. "

"Kak Asya duluan aja, jangan lupa pesenin Celia kentang goreng 1 sama es teh dingin ya. " lanjut Celia kembali.

"Ohh siapp itu mah. " balas Asya seraya melanjutkan jalannya, Celia yang melihat itu hanya tersenyum manis.

Celia pun mulai masuk ke dalam toilet untuk bvang air kecil.

"Aduhh, kok perut Celii sakit sih. " batin Celia seraya memegangi perut nya.

"Ohh iya, kan Celii dijait perut nya, " gumam Celia.

Ya, memang luka di bagian perut Celia r0b3k, dan Dokter pun menjait lvka yang berada di perut Celia.

Setelah selesai BAK, Celia menyempatkan untuk mencuci tangan terlebih dulu.

Brukk!

Pintu toilet yang tadinya memang selalu terbuka oleh murid-murid, kini ditutup oleh sosok 3 wanita yang tiba-tiba datang dan langsung menutup pintu toilet rapat-rapat.

Celia kebingungan dan ketakvtan juga. Ia harus apa saat ini, terlihat sangat jelas wajah ketiga wanita tersebut menatap Celia dengan tatapan tak suka.

"A--Ada apa ya kak?" tanya Celia dengan gugup.

"Heh! Gue bukan kakak lo ya, " jawab Zea ketus.

Ya, ketiga wanita tersebut adalah. Zea, Queen, dan Nesya.

"T--Terus aku panggil apa y--ya?" tanya Celia dengan polos.

"Panggil gue ratu disini, karena gue itu ratu kecantikan, ga kaya lo itu, udah jelek, cvpv lagi!" ujar Zea yang disusul gelak tawa oleh kedua temannya.

"Ratu ada apa ya kesini? Kenapa pintu toilet nya juga di tutup?" tanya Celia dengan polos nya.

"Denger ya b0d0h, gue itu pacarnya Rain, dan lo itu CUMA SIMP3N4NNYA!" jawab Zea.

Celia hanya diam saja, ia tak mengerti sama sekali apa yang diucapkan oleh nenek lampir di depannya ini.

Zea mulai maju mendekati Celia, ia m3nc4c1 m4k1 Celia terus menerus, tanpa terasa air mata Celia mulai mengalir. Walaupun ia hanya tahu beberapa arti kata dari yang Zea lontarkan.

Celia & Rain [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang