40. Bentakan Rain

120 7 0
                                        

‹✉️›cieee udah part 40 nihh yee, makasii buat para pembaca yang setia support ni cerita, semoga dapet spek Rain yyaa! ›📩‹

°

°

°
Sesampainya disekolah, semua murid-murid mulai berteriak histeris seperti biasa.

Tapi ada yang gak biasa nih...

"J4l4n9!"

"Dasar Celia gatau d1ri!"

"Mvr4h4n!"

"N4j৷s, cantik tapi udah jebol."

"Kukira polos,"

"J1j৷k deh, sekolah kita masa nerima murid kaya gitu?"

Murid-murid mulai berteriak histeris meng-hate Celia.

Celia dibuat kebingungan sendiri, ia tak paham dengan kata yang murid-murid lontarkan. Sedari tadi Rain sudah mengepalkan tangannya, berusaha mengontrol emosi yang memuncak.

"Mereka ngomongin apa, bubbie?" Celia bertanya.

"Gak ada sayang," jawab Rain berusaha menampilkan senyumnya.

"Yaudah, ayo ke kelas!" Rain mengajak Celia untuk masuk agar gadisnya ini tak mendengarkan para murid-murid yang bersorak benci.

Rain menggandeng lengan Celia dengan erat, tak ingin melepaskan gadisnya sama sekali.

Mereka mulai masuk kedalam sekolah, melewati para murid-murid yang sedang berbisik-bisik setan.

Saat sedang berjalan dengan ria, seorang pria menghampiri Rain.

"Rain ketua OSIS ya? K-Kak Rain dipanggil ke ruang OSIS, katanya ada yang mau dibicarain." ujar pria yang sepertinya ketakutan saat melihat Rain.

Ya memang, Rain juga ditakuti oleh para murid-murid SMA.

Tampangnya yang menyeramkan dan datar, serta bahasanya yang formal. Membuat semua murid-murid bergidik ngeri.

Tapi jika sedang bersama Celia, seluruh dunia tak akan tahu bahwa Rain akan menjadi anak kecil jika bersama Celia. Berubah menjadi manja dan menggemaskan.

"Bubbie kesana aja, siapa tau penting kan?" Celia berucap dengan harapan Rain pergi ke ruang OSIS, karena Celia juga tahu kesibukan ketua OSIS seperti apa.

"Beneran, hmm?" Rain bertanya seraya memeluk tubuh mungil Celia.

"Iya, bubbie. Beneran!" jawab Celia.

Rain pun melepaskan pelukannya. "Yaudah, aku pergi dulu ya cantik." ujar Rain seraya pergi menuju ke ruang OSIS.

Celia hanya mengangguk dan tersenyum, ia mulai melanjutkan langkahnya yang tadi terhenti.

"Heh cewek caper!" ujar seorang wanita yang menghadang jalan Celia.

Tubuh Celia bergetar hebat, ia takut kejadian dahulu kembali terulang.

"Ikut kita!" Seorang wanita tadi menarik lengan Celia dengan kasar, entah Celia akan dibawa kemana, Celia juga tak dapat memberontak.

Celia melewati ribuan anak tangga, dan sepertinya ini menuju rooftop!

Benar saja, segerombolan wanita tadi membawa Celia ke sebuah rooftop.

"Lo gak usah rebut Rain dari Jessica ya!" ujar salah satu wanita tersebut.

Jumlah mereka juga sangat banyak, Celia tak dapat memberontak sama sekali. Karena mereka bisa saja memegangi tubuh Celia agar tak kabur.

"Dasar caper!"

"Huuu, perebut cowok orang!"

"Apaan sih, modal cantik doang lo, tapi M-V-R-4-H!"

"Dibayar berapa sih lo sama tua b4ngk4 itu?"

Celia & Rain [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang