"Lo cantik," puji Bima sampai terdengar ke meja Rain dan teman-temannya.
BRAKK!
Rain menggebrak meja dengan keras, membuat seisi kantin langsung terkejut. Rain langsung pergi meninggalkan kantin begitu saja, entah apa yang ada dipikiran Rain saat ini.
Asya tersenyum sinis, ia telah berhasil memanas-manasi Rain.
"Dia kenapa?" tanya Bima dengan polos, polos atau pura-pura gatau?
"Biasalah, rada-rada karena ditinggal ayangnya." bisik Asya dengan pelan.
Bima pun hanya manggut-manggut.
Kini pelajaran ketiga telah selesai begitu cepat. Namun, setiap pelajaran pasti ada istirahatnya bukan? Ya, sekarang adalah jam istirahat ketiga sebelum pulang sekolah.
Celia lebih memilih berdiam dikelas sambil berbincang-bincang bersama Asya.
"Dia udah m4t1 belum ya?" tanya Asya tiba-tiba.
"Dia siapa?" tanya Celia balik.
"Itu loh nenek lampir yang paling drama, yang jatohin dirinya sendiri cuma buat dapet perhatian orang." jawab Asya.
"Entahlah," balas Celia biasa saja.
Asya keheranan tentang perubahan sikap Celia, biasanya Celia selalu girang dan aktif, namun setelah berjaga jarak dengan Rain. Celia menjadi gadis cuek dan tak pedulian.
Tapi jangan salah, bohong kalau Celia tak sedih! Nyatanya Celia sempat menangisi Rain.
"Kayanya nenek lampir itu gasuka banget deh sama lo, Cel." ucap Asya.
"Mungkin," balas Celia.
Tuh kan, Celia menjadi penjawab singkat! Bukan si cerewet yang suka ngomong panjang lebar lagi!
Celia masih menyimpan dengan baik cincin dan gelang pemberian Rain waktu itu, ia masih mengingat kejadian-kejadian manis dan harmonis dulu.
Disisi lain.
"Brayen,"
"Iya bos?"
"Retas CCTV mansion keluarga gue!" perintah Rain.
Ya, Rain dan teman-temannya bolos sekarang, mereka lebih memilih pergi ke markas VARIOX.
Brayen pun langsung melaksanakan apa yang diperintahkan oleh Rain.
"Gimana 6 cewek s14l4n itu?" tanya Rain.
"Buruk, mereka teriak-teriak terus kaya orang g1l4." jawab salah satu teman Rain.
"Biarkan saja, jangan lupa beri mereka makan dan minum. Belum saatnya ny1k$4 mereka. " ujar Rain yang dibalas anggukan oleh seluruh teman-temannya.
"Bos, kalo bos liat pasti terkaget-kaget sih." ucap Brayen yang datang dengan membawa laptopnya itu.
"Cepat katakan!"
"I-Ini pak bos," ucap Brayen seraya menunjuk layar laptop.
Dan disanalah terpampang jelas kejadian saat Sonya jatuh.
Sonya sendiri lah yang mengambil lengan Celia dan menaruhnya dibahu nya sendiri, seolah-olah Celia yang mendorong Sonya.
Bahkan terlihat jelas jika Sonya menjatuhkan dirinya sendiri tanpa ada dorongan dari Celia, bahkan Celia hanya memasang wajah polosnya.
Saat Celia mendapat c4c1 m4k1 serta t4mp4r4n. Rain tak tahan!
"Stop!" ucap Rain yang membuat layar laptop berhenti.
KAMU SEDANG MEMBACA
Celia & Rain [END]
JugendliteraturCerita ini tidak di publikasikan di platform lain! Saya tidak punya akun lain selain akun ini, dan cerita ini hanya di publikasikan di platform Wattpad! Dengan username : @Naluvvmine ••• Celia Nayala Anastasya. Gadis cantik dan polos yang memiliki...
![Celia & Rain [END]](https://img.wattpad.com/cover/346746616-64-k43081.jpg)