24. Sesad + Selfie

69 17 0
                                        

No plagiat!
💢❗• Harap like sebelum membaca
⚠️Jangan jadi pembaca gelap⚠️

•baca pelan-pelan🤩‼.
°

°

°
Rain kembali ke UKS untuk mengecek keadaan gadisnya. Sesampainya di UKS, ternyata Celia masih tertidur pulas di brankar.

Rain mulai duduk di samping brankar dengan kursi, ia memandangi wajah gadisnya dalam-dalam.

"Babe, aku ga marah kok soal cincin itu. Atau kamu mau lagi? Aku ga marah sayang, beneran aku ga marah, jangan diemin aku kaya gini, kamu tega liat Rain sedih kaya gini?" ujar Rain dengan wajah murungnya.

Sebenarnya Celia sudah bangun terlebih dahulu, dan sekarang ia sudah mendengar apa yang diucapkan oleh Rain.

Celia membuka matanya, ia langsung memeluk erat tvbvh kekar Rain, ia menangis dalam pelukannya, Rain yang mendapat pelukan itu pun membalasnya dengan mengusap-usap pelan punggung Celia.

"Hikss bubbie, Celia minta maaf, Celia gamau bubbie marah, Celi b0d0h bub, Celi b0d0h!" ucap Celia yang mulai memberontak dari pelukannya, namun Rain tahan.

"Babe, tenang dulu babe, Rain ga pernah marah sama babe, jangan merasa bersalah, oke? Aku gamau pacar aku kaya gini cuma masalah cincin, aku ga marah sayang. " balas Rain seraya m3ng3cvp singkat kening Celia.

Mata Celia memerah, b1b1rnya juga ikut memerah serta bergetar.

"Bubbie," panggil Celia.

"Apa sayang? Mau apa, hmm? " tanya Rain dengan lembut. Memang spek cowok Rain buat aku aja.

Cvpp!

Satu k3cvp4n singkat mendarat di pipi Rain.

"Celii minta maaf. " ujar Celia seraya menundukkan kepalanya.

Rain mengangkat wajah Celia dengan kedua lengan kekarnya. Ia menatap dalam-dalam mata Celia yang memerah.

"Babe, aku ga marah sekali pun sama kamu, mau kamu ngilangin cincin, ngilangin uang, apapun itu ga masalah buat aku, sayang. Jangan diemin Rain kaya gini ya? Rain gasuka dan Rain lemah kalo kamu diemin. " ujar Rain.

Celia kembali memeluk erat Rain, ia menyimpan kepalanya di d4d4 bidang Rain.

Jujur saja, Celia juga suka dengan aroma tvbvh Rain, apalagi ini sangat wangi!

"Bub, puk-puk. " pinta Celia yang dibalas senyuman serta anggukan oleh Rain.

Rain pun menepuk-nepuk kepala Celia yang berada di d4d4 bidangnya. Ia tenang jika tak di diamkan oleh Celia lagi.

Rain mengusap-usap pipi chubby Celia, ia sangat gemas jika masalah pipi chubby milik gadisnya ini!

Celia hanya menikmati sentvhan yang diberikan oleh Rain, ia masih fokus memeluk tvbvh kekar Rain.

~~~

Yang harusnya sekarang pelajaran kedua dimulai. Namun, sekarang malah jamkos sampai jam pulang sekolah, murid-murid juga banyak yang berkeliaran di halaman sekolah atau diluar kelas.

Sedangkan dua sejoli yang mesra ini sedang berada di UKS, Celia masih belum melepaskan pelukannya, namun Rain masih tetap tulus untuk menjaga gadisnya.

"Babe, " panggil Rain.

"Apa bubbie, " jawab Celia.

Rain menguyel-uyel gemas pipi chubby Celia.

"Boleh aku happ ga pipinya?" tanya Rain.

"Boleh, " jawab Celia tanpa tahu arti kata ' happ ' itu apa.

"Serius, babe?"

"Hmm, tapii happ itu apa, bubbie?"

Rain mengulum senyumnya, ia melonggarkan pelukannya dan mendekatkan wajahnya ke wajah Celia.

Celia & Rain [END]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang