38. Foto?

57 7 0
                                        

karena author baik hati, rajin menabung, dan tidak sombong. jadi hari ini aku double up ya gess

Happy reading all

°

°

Bel istirahat ketiga berbunyi, semua murid pergi berbondong-bondong menuju ke kantin. Hari yang mulai semakin sore dengan pukul 14.30.

Celia dan teman-teman Rain beserta Rain juga langsung pergi ke kantin untuk makan. Setelah selesai memesan makanan serta minuman, mereka semua langsung menikmatinya dengan lahap.

Di sela-sela Celia sedang makan dengan nikmat, tiba-tiba sebuah notifikasi pesan masuk dari aplikasi hijau miliknya.

Celia bergegas membuka isi pesan tersebut, ternyata itu dari nomor tak dikenal!

0837××××××××
Mengirim 1 foto.

0837××××××××
gue pernah tidur berdua sama Rain tau, bahkan Rain lucu banget sampe-sampe suka dusel sama gue. Lo mah cuma apa? Pelukan doang? Cihh, kaya gue dong bisa tidur bareng setiap hari!

(jangan percaya celi ku yang gemoyy)

Begitulah kira-kira pesan yang di kirim oleh nomor tak di kenal itu, Celia tak marah? Oh jelas Celia sangat marah!

Ia langsung tak bernafsu untuk makan, bahkan Celia jijik saat melihat foto tersebut. Terlihat jelas, disana seorang wanita yang Celia kenali tengah tertidur bersama Rain, Rain juga sedang memeluk wanita tersebut.

Celia tak kepikiran bahwa itu adalah sebuah editan!

Yang Celia pikirkan sekarang adalah foto menjijikan antara kedua manusia berbeda gender itu.

"Babe, kenapa?" tanya Rain menatap wajah Celia dengan seksama.

Celia tak menjawab, ia malah fokus memainkan handphonenya tanpa peduli seribu panggilan yang telah Rain ucapkan.

Akhirnya Rain memilih memeluk Celia dengan erat, berharap mendapatkan jawaban yang mengenakan dari Celia. Namun, itu hanya mimpi, Celia hanya berdiam saja sekarang tanpa mau membuka suara

"Babe, kenapa?" tanya Rain sambil mendongakkan kepalanya dengan mata yang berkaca-kaca.

Celia memperlihatkan layar handphonenya hanya pada Rain, terlihat jelas di layar handphone Celia terdapat Rain yang tengah memeluk tubuh Jessica.

Oh gadis itu Jessica? Ya, dia Jessica.

"Kakak, kan?" tanya Celia dengan wajah menahan amarahnya.

"Bubu percaya? Rain berani sumpah, bubu. Itu bukan Rain! Itu editan!" ucap Rain dengan mata yang berkaca-kaca.

Teman-teman Rain menatap keduanya dengan keheranan, apakah akan ribut lagi?

"Bohong!"

"Bubu, liat ujung fotonya, itu udah jelas editan." ujar Rain dengan air matanya yang mulai mengalir.

Celia melihat ujung foto itu, dan benar saja. Disana tertera nama «Edition» sudah jelas jika itu adalah foto editan. Jessica main kurang rapi!

Celia mempercayai omongan Rain, tapi ia sedikit ragu.

"Katanya kak Rain suka dusel-dusel ya sama kakak cantik ini, hus sana pergi!" ucap Celia dengan ketus.

Seisi kantin melihat kearah meja Celia dan Rain, mereka juga ikut kepo dengan pembicaraan Rain dan Celia.

Jadi seisi kantin langsung sunyi karena ingin mendengarkan ucapan dua sejoli ini.

Celia & Rain [END]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang