25. Gelang Couple

68 15 0
                                        

Tak terasa, jam pulang sekolah pun tiba. Padahal baru saja pukul 13:00, namun entah mengapa guru-guru mengumumkan bahwa waktunya pulang. Murid-murid SMA Rain'C Elrain berbondong-bondong keluar kelas untuk pulang ke rumahnya masing-masing.

Begitu juga Celia, gadis yang tengah menunggu seseorang di depan gerbang sekolahnya.

'Abang kemana sih?' batin Celia. Ya, Celia menunggu jemputannya.

Tinn!

Terdengar sekelompok deruan motor yang berada di belakang tubuh Celia, salah satu dari mereka mengelakson Celia agar minggir dari jalannya.

"Babe, ayo naik. " ucap Rain.

"Bubbie?" tanya Celia yang dibalas anggukan oleh Rain, Rain memang memakai helm full face nya itu, wajah tampannya tak terlihat sama sekali. Hanya saja bagian matanya terlihat sedikit.

Celia pun tak menolak, ia langsung menaiki motor sport Rain. Dari pada menunggu abangnya yang tak datang-datang. Mending ikut bubbie Rain yekann.

Rain pun langsung melajukan motor sportnya menuju mansion Celia.
Di belakang Rain juga banyak motor sport lainnya. Ya, tak lain lagi jika itu adalah teman-teman Rain.

'Hadeuhh, penulis namain mansion aja ya guys, gausah rumah-rumah, maapkeunn part sebelumnya yang make kata 'rumah'. Kita ganti jadi mansion, okee?'

Sesampainya di depan gerbang mansion Celia, Celia langsung turun dari motor sport Rain.

Rain melepaskan helm full face nya terlebih dulu, karena ia ingin melihat wajah cantik gadisnya itu.

"Makasih bubbie. " ucap Celia dengan senyuman manisnya, untung saja Rain tidak langsung pingsan!

"Hmm, sama-sama, babe. " balas Rain.

Celia berjinjit untuk mendekatkan wajahnya ke pipi Rain. Dan ....

Cvpp!

Satu k3cvp4n mendarat di pipi Rain, membuat Rain tiba-tiba menegang. Ia tak menyangka jika diberi ser4ngan tanpa aba-aba. Hati nya pun konser tiba-tiba.

"Emang boleh?"

"Sebucin ini?"

"Emang boleh jomblo liat beginian?"

"Mana di depan mata lagi. "

"Mending kita pergi ke mars aja ya ga, Aspal. "

"Nama gue itu Aspel, bukan Aspal ya 4nj!"

"Ohh iya sorry, kirain kain pel. "

"Sungguh pemandangan tidak ramah. "

Ujar teman-teman Rain yang tiba-tiba mendapatkan pemandangan tidak ramah bagi para jomblo.

"Nanti sore dirumah ya?" tanya Rain sedikit gugup.

"Iyaa dong, emang Celi mau kemana coba. " jawab Celia.

"Yaudah, aku pergi dulu, okee?" tanya Rain kembali yang dibalas anggukan oleh Celia.

Rain pun mulai memakai helm full face nya kembali dan menyalakan motornya.

Setelah itu, Rain langsung pergi dari kawasan mansion Celia bersama teman-temannya.

Celia berbalik badan, ia sedikit terkejut saat melihat kedua abangnya tengah menatap dirinya dengan intens.

"Wahhh, enak banget ya si Rain dapet c1vm4n mendadak," ujar Steven.

"Hahaa, adik abang udah gede ternyata." ucap Arga seraya mencvbit pipi Celia. Sedangkan pipi Celia sudah memerah bak tomat sekarang.

Celia & Rain [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang