°
•
°
•
°
Kini Rain tengah membeli makanan untuk gadisnya.
Setelah membeli makanan di kantin, Rain langsung kembali ke UKS.
Sesampainya di UKS, ternyata gadisnya sedang tertidur pulas, Rain pun duduk di kursi yang berada di samping brankar.
Ia memandangi wajah gadisnya dalam-dalam. Sungguh ciptaan Tuhan yang sangat sempurna!
"Eunghh.. " lenguh Celia yang mulai mengerjapkan matanya berkali-kali.
"Udah bangun, hmm?" tanya Rain.
Celia menatap wajah Rain, ia tanpa sadar telah terpesona oleh Rain.
"Siapa? Kok ganteng sih?" tanya Celia di alam bawah sadarnya.
"Pacar kamu, babe. " jawab Rain seraya mengelus-elus pipi chubby Celia.
Celia masih mengumpulkan ny4w4 nya, ia masih terdiam sampai mengerjapkan matanya berkali-kali.
Menit demi menit telah dilalui, sampai akhirnya Celia mulai tersadar penuh.
"Bubbie, Celii laper. " ucap Celia memasang wajah cemberut nya.
"Ini sayang, aku bawain makanan sama minuman. " balas Rain seraya m3n9ecvp singkat punggung tangan Celia.
Mata Celia berbinar, b1b1r nya mulai menampakkan senyum manisnya.
"Boleh makan?" tanya Celia yang dibalas anggukan oleh Rain.
Celia pun mulai memakan makanan yang dibeli Rain.
Setelah selesai makan, Celia menyenderkan tvbvhnya ke dinding UKS.
"Ada yang sakit ga, hmm?" tanya Rain.
"Perut Celii, " jawab Celia seraya memegangi perutnya.
Rain pun mulai mengelus-elus pelan bagian perut Celia yang tertutup baju.
"Mau pake salep?" tanya Rain.
Celia pun menggeleng, entah mengapa Celia tak mau diberi salep. Ia lebih nyaman dielus-elus oleh lengan kekar Rain.
Dengan jail nya Rain langsung berhenti mengelus-elus bagian perut Celia, membuat wajah Celia cemberut seketika.
Celia mulai memasang wajah-wajah yang akan membuat hati Rain luluh, dan benar saja. Rain luluh dan langsung mengelus-elus perut Celia kembali.
Celia pun tersenyum manis, untung punya pacar peka!
~~~
Bel pulang sekolah pun berbunyi, semua murid SMA Rain'C Elrain berbondong-bondong untuk pulang ke rumah masing-masing.
Begitu juga Celia yang telah naik ke motor sport Rain. Tak pikir lama, Rain langsung menancapkan gas motor nya menuju ke mansion keluarga Rain.
Ya, kalian tak salah, Celia dibawa ke mansion Rain.
Sedangkan teman-teman Rain sudah pulang terlebih dahulu, karena itu juga perintah dari Rain.
Sesampainya di lingkungan mansion keluarga Rain, Celia dibuat kebingungan.
"Bubbie, kamu culik aku?" tanya Celia menatap t4j4m kearah Rain.
"Haha, masa iya aku culik pacar aku sendiri, keluarga kamu nitipin kamu ke aku, sayang. Mereka ada urusan diluar, " jelas Rain.
Celia hanya manggut-manggut pasrah, ia sedikit kesal pada keluarganya karena tak bilang-bilang jika ingin pergi. Awas saja! Jika keluarga Celia sudah pulang, ia akan memalak jajan!
"Yaudah, ayo masuk?" tanya Rain.
"T-Tapi... Celii takut, kata Mommy El sekarang makan bersama, " jawab Celia gugup.
KAMU SEDANG MEMBACA
Celia & Rain [END]
JugendliteraturCerita ini tidak di publikasikan di platform lain! Saya tidak punya akun lain selain akun ini, dan cerita ini hanya di publikasikan di platform Wattpad! Dengan username : @Naluvvmine ••• Celia Nayala Anastasya. Gadis cantik dan polos yang memiliki...
![Celia & Rain [END]](https://img.wattpad.com/cover/346746616-64-k43081.jpg)