31. Kalah Saing?

74 8 0
                                        


DEGG!

Seketika Rain terkejut saat melihat pakaian yang dikenakan oleh Celia.

"Sh1t!" umpat Rain.

"TUTUP MATA LO SEMUA!" teriak Rain yang membuat seluruh teman-temannya menutup mata tanpa ada niatan mengintip.

Rain langsung melepaskan jaket yang ia kenakan, segera Rain melingkarkan jaketnya ke pinggang ramping Celia sampai menutupi bagian p4h4nya.

"Tata cantii!" ucap Marklii. Ya, Marklii dibawa oleh seorang gadis cantik nan mulus itu. Gadis itu bernama Sofya Raindrayana, sepupu Rain.

"Marklii?" tanya Celia yang dibalas anggukan kecil oleh Marklii.

Marklii merentangkan tangannya, pertanda Marklii ingin digendong oleh Celia.

Celia dengan senang hati langsung menggendong Marklii dengan kasih sayang.

Marklii mendusel-dusel ke d4d4 Celia, sontak membuat semuanya terkaget-kaget kecuali Rain. Rain hanya menampakkan ekspresi tak sukanya pada Marklii, secara kan kalah saing lagi!

"Ehh yaudah, ayo masuk dulu." ucap Celia yang dibalas anggukan oleh semuanya.

"Unyu-unyu, Marklii suka dusel-dusel yaa?" tanya Celia dengan menggendong Marklii.

"Malklii suta tata!" jawab Marklii yang membuat Celia tersenyum, sedangkan Rain hanya cemberut.

Rain meminta pada Celia agar diluar saja, jika masuk ke mansion Celia pasti teman-teman Rain akan menjadi beban. Begitulah pikiran Rain saat ini.

Celia dan Rain duduk bersebelahan, dan ada Sofya juga disitu. Rasanya Sofya seperti nyamuk!

Sedangkan teman-teman Rain hanya duduk di sembarang tempat sambil memainkan handphonenya.

"Ga disuruh masuk aja, bub?" tanya Celia.

"Gausah, mereka ribet. " jawab Rain.

Marklii seperti memanas-manasi Rain saja! Bahkan sekarang dengan sengaja nya Marklii mendusel-dusel ke d4d4 Celia, dan setelah itu ia menjulurkan l1d4hnya pada Rain.

Rain akan memakan sabar sampai kenyang jika bersama Marklii.

"Mommy, Daddy, yeyy!" ucap Marklii seraya menunjuk Celia dan Rain secara bergantian.

"Mommy dan Daddy ga tuh?"

"Wkwkwk,"

"Cocok banget sih,"

"Sayang kalo ga nikah,"

"HAHAHAHA,"

Tawa teman-teman Rain menggelegar.

"Marklii, kenapa sih kamu ikut?" tanya Rain dengan kesal.

"Malklii au ketemu tata canti!" jawab Marklii yang membuat Rain geleng-geleng kepala.

"Kenapa bayi besar ku, hmm?" tanya Celia seraya memegang wajah tampan Rain dengan satu tangan.

"Marklii gantian!" tanpa menjawab pertanyaan Celia, Rain malah protes pada Marklii yang sedari tadi menjulurkan l1d4hnya.

"Marklii, sama Opya aja yuk?" tanya Sofya dengan lembut. Marklii menggeleng, ia tetap memeluk Celia dengan erat.

"Tata cantii wangi anget!" ucap Marklii seraya mendusel-dusel kembali.

Rain menatap Marklii dengan t4j4m, sungguh jika bersama Marklii jadi tak bisa berduaan!

"Kiki cintik wingi bingit," ejek Rain yang membuat semuanya terkekeh.

Celia & Rain [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang