Celia berjalan ke toilet, ia akan mencuci muka dan tangannya. Ia menghela napas, menikmati segarnya setiap air yang menyentuh wajah cantiknya.
Tiba-tiba sebuah tangan kekar melingkar di pinggang ramping Celia dari belakang, dengan sigap Celia langsung mendorong tvbvh orang tersebut.
"Babe...." lirih Rain.
Huh, ternyata seorang Rain Elxavier Steven. Celia hanya memutar bola matanya malas, dengan segera ia akan pergi, namun dihadang oleh Rain.
"Minggir ga?!" ucap Celia dengan ketus.
"Kamu marah?" tanya Rain.
Celia menghela napas dengan kasar, ia langsung mendorong tubuh Rain yang menghalangi jalannya. Celia langsung pergi meninggalkan area toilet, ia akan kembali ke kelas saja!
Rain mengacak-acak rambutnya dengan kasar, ia mencaci maki dirinya sendiri.
"S1al4n lo Rain b0d0h!"
"Gue b0d0h! Gue b0d0h!"
"M4mpvs, dia ngambek, gue gabisa hug sama dusel lagi!"
"Marklii bisa seenaknya kalo kaya gini!"
"4nj*৷n9, Rain b0d0h, b0d0h!"
Maki Rain pada dirinya sendiri.
Rain langsung beranjak pergi dari area toilet, seberusaha mungkin Rain akan membujuk Celia agar tidak ngambek.
Sedangkan kini Celia, ia tengah berada di kelas sambil melamun.
"Cel," panggil Asya yang membuat Celia kaget.
"Yehh, lo gapapa?"
"Gapapa kok,"
"Seriusan?"
"Iya, kak Asya."
Asya kembali ke tempat duduknya, ia akan memperhatikan gerak-gerik sahabatnya itu.
Tiba-tiba, seorang pria tampan datang dan langsung menarik pinggang Celia dengan posesif.
"Babe, maafin?" tanya Rain memasang wajah cemberut.
"Hihh, mana mau! Celi bakal ngambek tujuh hari tujuh malam," batin Celia menyombongkan diri, karena sombong dikit ga ngaruh ya wir.
"Babe, kamu gamau maafin aku?" tanya Rain dengan murung.
Celia menggeleng, seketika tvbvh Rain bergetar.
"Rain ga dapet peluk lagi? Dusel lagi? M@nja lagi, ya?" batin Rain kecewa.
Rain menundukkan kepalanya, berharap akan gadisnya yang mau memaafkan dirinya. Memang salah jika dipikir-pikir dengan kejadian di kantin tadi.
Rain si cengeng jika bersama seorang Celia, tak dimaafkan pasti matanya akan berkaca-kaca. Celia tetap tak peduli sama sekali, seolah Rain tak ada di sampingnya.
Pelajaran kedua pun dimulai, Rain tidak kembali ke kelas asalnya, ia tetap berada di samping Celia.
Celia hanya menganggap Rain tak ada, mungkin dirinya selalu merasakan bahwa Rain akan mengulangi kesalahan yang sama setiap hari.
Guru pun hanya membiarkan Rain, karena mereka pikir bahwa Rain adalah anak terkaya di dunia, jadi bisa bebas.
Celia menulis soal-soal dan mengerjakannya, tak menghiraukan siapa yang duduk disamping.
~~~
Sampai akhirnya jam pulang sekolah berbunyi, semua murid-murid pergi berbondong-bondong menuju ke parkiran.
Sedangkan Celia, ia sedang menunggu seseorang di gerbang.
"Ayo naik!" ucap Bima.
"Sama aku aja, babe." ucap Rain yang tiba-tiba datang juga dengan motor sportnya.
Tanpa berlama-lama lagi, Celia langsung naik ke motor sport Bima.
Rain yang melihat itu hanya menunduk lesu, yahh beginilah. Setelah Bima dan Celia pergi, Rain langsung melajukan motornya dengan kecepatan tinggi.
Rain seolah tak peduli dengan pengendara lain, ia melajukan motornya dengan kecepatan tinggi tanpa peduli akan sekitarnya.
Air mata Rain mulai mengalir dengan kecepatan motor sportnya yang mulai menambah. Tanpa disadari, sebuah truck berlawanan arah datang.
Rain tak sadar sama sekali, ia tetap melajukan motornya dengan kecepatan tinggi. Truk itu mengklakson berkali-kali, kebetulan rem truk itu sedang blong, setirnya tak bisa diputar. Pengendara truk juga ikut kebingungan, yang di depan tak selamat, dirinya juga tak selamat.
Sampai akhirnya truk itu menabrak motor sport yang dikendarai oleh Rain.
Rain terp3ntal jauh dengan motornya yang ikut rusak, tvbvh yang dipenuhi oleh d4r4h segar dengan wajah yang merah karena terciprat d4r4h.
Pengemudi truk itu juga k3celakaan, namun pengemudi itu masih bisa berlindung, pengemudi truk itu hanya mengalami lvka yang tidak terlalu serius.
Semua orang mulai berbondong-bondong mengerumuni tvbvh Rain.
"Astaga, dia anak paling kaya nomor 1 itu kan?"
"Anak dari keluarga Rain bukan sih?"
"Kasihan sekali, cepat bawa ke rumah sakit!"
"Bawa ke rumah sakit, bapak-bapak!"
"Ayo bawa ke rumah sakit!"
•
°
•
°
•
°
segini dulu ya, hehee🙆🏻♀️.
🪐•°yuu bisaa yuu tidackk komen 4 huruf lagii💟.
Byee.
KAMU SEDANG MEMBACA
Celia & Rain [END]
Novela JuvenilCerita ini tidak di publikasikan di platform lain! Saya tidak punya akun lain selain akun ini, dan cerita ini hanya di publikasikan di platform Wattpad! Dengan username : @Naluvvmine ••• Celia Nayala Anastasya. Gadis cantik dan polos yang memiliki...
![Celia & Rain [END]](https://img.wattpad.com/cover/346746616-64-k43081.jpg)