ASSALAMU'ALAIKUM WARAHMATULLAHI WABARAKTUH.
BAGAIMANA KABAR KALIAN? SEMOGA SELALU SEHAT DAN BAHAGIA.
HAPPY READING 📚.
SALAM SAYANG DARI AKU💙.
***
Hari ini sesuai janji Faizal, mereka akan pergi ke pantai, maka dari itu pagi-pagi buta mereka sudah meninggalkan kediaman orangtua Aziza, tapi sebelum pergi Aziza sempat meminta Alif untuk bertemu besok, apalagi jika bukan untuk mengajaknya mengunjungi rumah Bunda.
Aziza ingin tahu alasan Dia bisa dirawat oleh Bunda sejak kecil dari sudut pandang wanita tersebut, karena kemarin Zahrah memberitahunya, Dia menjelaskan dari sudut pandangnya sendiri.
"Dulu, bundamu adalah sahabat dekat ummi, tapi semuanya jadi runyam saat ummi dilamar dan menikah dengan abimu."
"Kenapa bisa?"
"Karena Ratih, bundamu. Juga menyukai abi, bahkan jauh sebelum abi mengenal ummi."
"Lalu apa hubungannya dengan aku yang dirawat oleh bunda?"
"Jadi setelah pernikahan ummi dan abi, Ratih riba-tiba menghilang entah ke mana, dan saat kamu lahir, tiba-tiba Dia datang ke rumah. Ummi tentu bahagia, tapi kebahagiaan ummi tidak berlangsung lama."
"Ratih bilang ingin menggendong salah satu anak kembarku, itu kamu dan Azila, akhirnya ummi dengan senang hati memberikan kamu kepadanya, karena saat itu Azila sedang tertidur, lalu saat ummi izin ingin membuatkan minum dan makanan untuknya, Dia ternyata pergi dengan membawa kamu."
"Dimana abi? Bang Alif? Kenapa mereka nggak menahan bunda?"
"Abi saat itu sedang keluar, dan abangmu juga sekolah. Ratih hanya meninggalkan kertas yang isinya mengatakan jika Dia ingin membawamu berjalan-jalan. Awalnya ummi mencoba berpikir positif, tapi ummi tetap hubungi abi, dan setelah satu hari terlewat kami mulai khawatir karena Ratih tidak kunjung membawamu kembali, saat itu kami belum punya kuasa, kami hanya rakyat kecil yang saat melapor ke pihak berwajib hanya dianggap angin lalu."
"Kami pulang-balik kantor polisi, tapi jawaban mereka selalu sama, jika kemungkinannya kamu sudah dibawa ke luar negri, dan mereka tidak dapat melakukan apapun lagi. Mereka bahkan dengan mudahnya mengatakan jika kasusnya resmi di tutup."
"Keluarga ummi dan abi berusaha mencari sendiri tanpa bantuan pihak berwajib, tapi keterbatasan teknologi yang saat itu hanya dapat diakses oleh kalangan orang berada menghambat pencarian kami. Dari sana juga awal mula, kenapa abang kamu ingin menjadi polisi, katanya agar dapat menghukum Ratih dan polisi yang tidak becus mencari kamu."
"Terus kenapa kalian baru menemukan aku setelah aku berumur 23 tahun?"
"Itu yang ummi sesali, abangmu sebenarnya sudah tahu lokasi kamu sejak kamu berusia 17 tahun, tapi ummi melarang, karena takut jika kamu akan salah paham, apalagi umur kamu yang masih muda, masih labil. Saat itu ummi sudah tenang karena tahu kamu baik-baik saja, dan ummi berencana akan menemuimu saat ummi rasa kamu sudah cukup dewasa bisa menerima semuanya."
"Tapi aku nggak sebaik yang ummi pikir. Hidupku penuh tekanan, bunda orangnya keras."
"Maka dari itu setelah ummi tahu faktanya, ummi akhirnya meminta abangmu untuk mendatangi rumah kalian, tapi hari itu bertepatan dengan kecelakaan Azila, dan saat di rumah sakit abi tidak sengaja melihat kamu yang juga mengalami kecelakaan, dan hari itu juga kami kembali bertemu dengan Ratih. Kamu nggak ingat?"
"Tidak, aku cuman ingat moment saat kecelakaan, tapi setelahnya tidak."
"Setelah kecelakaan itu kamu tidak pernah lagi bertemu dengan Ratih, itu karena abangmu yang memberikannya pilihan, ingin tetap melihatmu tapi akan dimasukkan ke dalam penjara, atau pergi sejauh mungkin sampai kamu tidak bisa lagi melihatnya."
KAMU SEDANG MEMBACA
Persimpangan Jalan (END)
General Fiction⚠️JANGAN LUPA FOLLOW SEBELUM MEMBACA⚠️ *** Kira-kira bagaimana perasaan kalian, ketika ada beberapa orang yang tidak kalian kenali mengaku menjadi keluarga, bahkan salah satunya mengaku menjadi calon suami, bagaimana? Mungkin yang kalian rasakan ad...
