25. Mysterious Walkman

31 3 0
                                        

***

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

***

"Bagaimana perjalananmu selama ini, Nak? Semuanya terasa menyenangkan??"

Samar-samar, suara itu mengetuk gendang telinga Freya. Ia mengedipkan mata beberapa kali dan menyadari bahwa ia tertidur saat pemandangan pertama yang ia lihat adalah rak-rak kuno yang dipenuhi dengan kaset dan CD.

"Hah!" Freya berjingkat kaget. Ia dengan cepat menegakkan punggungnya dan mendapati Oma duduk di seberangnya dengan secangkir teh yang asapnya mengepul di udara.

"Oma?!" teriak Freya saat ini semakin yakin bahwa ini bukanlah mimpi. Apalagi saat ia mengedarkan pandangan ke sekeliling layaknya bayi yang baru lahir dan beradaptasi dengan lingkungan, Freya menyadari satu hal.

"Ini di 2023? Toko kaset kuno? Pakaian kerja kantor?!"

Wanita itu mengecek pakiannnya. Ya, ia semakin yakin ini bukan mimpi apalagi saat ia bisa meraba-raba semua hal seperti tas, ponsel yang sudah berubah menjadi ponsel keluaran terbaru, lalu sepatu high heels-nya ditambah cardigan dan celana kerja kantor miliknya.

"Sepertinya kamu terlalu terkejut dengan semuanya, Nak."

Freya menggeleng. Ini bukan seperti rencananya. Ia terlalu kembali lebih cepat.

"Oma, apa yang terjadi? Apakah ini benar-benar 2023?!"

Ia terus berbicara hingga menyerupai teriakan pada Oma yang malah pergi ke belakang meninggalkan dirinya sendiri.

Tak ada jawaban dari Oma, Freya langsung turun dari kursi yang kaki-kakinya cukup tinggi itu hingga ia nampak kesulitan. Wanita berambut panjang hitam legam itu membuka tabir kaca toko dan benar-benar menemukan pemandangan Kota Jakarta di pagi hari 2023.

"No, no!!" Freya memegang kepalanya. Ia menggeleng tidak percaya bahwa ini adalah kenyataan pahit dan tugasnya di 2006 belumlah selesai.

"Oma! Oma!!"

Freya terus berteriak hingga menyusul Oma ke pintu belakang namun tidak ada siapapun. Hanya kasur dan televisi kuno yang terdiam di tempatnya.

"Bukankah kamu sendiri yang meminta untuk segera pulang dari perjalanan mengasyikkanmu itu?"

Tiba-tiba suara Oma muncul dari belakang punggungnya membuat Freya terkejut dan berbalik badan dengan cepat. Oma duduk di kursi tadi sembari menyeruput tehnya.

"Oma, ini bukan seperti yang Oma pikirkan."

Freya menyadari satu hal bahwa toko kaset kuno iki bukan hanya sebuah toko, melainkan merangkap menjadi rumah bagi Oma.

"Ada hal yang belum selesai Saya kerjakan di 2006. Saya tidak bisa langsung kembali ke 2023 tanpa memperjelas semua masalah itu dengan penyelesaian, Oma. Saya tidak bisa langsung kabur begitu saja."

Wanita paruh baya berusia 35 tahun itu terdiam. Usai mengucapkan rentetan kalimat panjang itu, ia jadi teringat betapa menyedihkannya dia di 2006 saat merengek ingin pulang.

Replay [SELESAI] ✅Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang