part 17

124 68 66
                                        

haii guyss kembaliii lagii sma akuu

btw kaliann apa kabarr nihh?

happy reading everyone😻
.
.
.
.

*******

"Rek lepasin tangan gue" ucap Felly dengan menghempaskan tangan Areksa yang menggenggam tangan nya.

"Iya maaf" cetus Areksa.

"Lo apa-apan sih Rek main narik tangan gue gitu aja?"

"Lo gak liat Aksa lagi bicara sama gue?"

"Lo pikir lo keren kaya gitu!?" lanjut Felly dengan banyak pertanyaan yang ia tanyakan kepada Areksa.

"Maaf Fell, gue gak bermaksud ikut campur  sama urusan hubungan lo"

"Gue cuman gamau lo segampang itu maafin dia, lo ga inget kemarin dia di cafe ngapain lo, ga inget lo di biarin sendirian pulang, apa ga inget sama dia yang tadi pagi berangkat ke sekolah bareng si Alea?" lanjut Areksa memperjelas semua yang terjadi pada gadis itu.

Felly hanya terdiam diri setelah mendengarkan ucapan yang di katakan Areksa, "Fell.. gue emang suka sama lo tapi bukan berarti gue seneng lo berantem sama Aksa, tapi gue cuman pengen lo kasih pelajaran sama dia, biar dia sadar sama apa yang dia lakuin itu bikin lo sakit hati dan gue ga suka liat lo sedih" jelas Areksa kepada Felly.

"Gue nyadar ko kalo itu bikin Felly sakit hati" cetus sosok pria yang tiba-tiba datang menghampiri Felly dan Areksa.

Pria itu ternyata Aksa, "Lo ga usah ikut campur sama masalah kita, lo fikir lo siapa rek? lagian itu semua juga cuman kesalahapaman gue udah mau berusaha buat jelasin, tapi lo liat lah Felly nya aja gamau dengerin gue, terus lo juga ngapain main narik-narik tangan Felly" lanjutnya kepada Areksa.

"Lah ko lo malah nyalahin Felly, harusnya lo sebagai cowo berusaha!" ucap Areksa kepada Aksa.

"Lo gatau apa-apa jadi stop ikut campur Areksa!" tegas Aksa kepada Areksa.

"Udah rek, Aksa biar jadi urusan gue" lerai Felly

"Yaudah gue pergi, inget jangan gampang maafin cowo yang modal ngomong doang" tegas Areksa sembari melirik sinis pada Aksa, lalu Areksa berjalan meninggalkan Felly dan Aksa.

"Fell" panggil Aksa pelan

Tanpa menjawab panggilan dari Aksa, Felly beranjak untuk pergi menuju kelasnya, tapi sebelum dia melangkah tangan Aksa mencekal pelan tangannya agar tidak pergi.

"Fell jangan gini terus, kamu boleh marah tapi jangan lama-lama, aku juga cape harus bujuk gimana lagi" lirih Aksa

Felly mencoba melepaskan cekalan tangan Aksa "Gue ga nyuruh lo buat ngebujuk sa, gue kecewa sama lo, gue udah sepercaya itu sama lo tapi lo bohongin gue, setidaknya lo bilang kalo mantan lo chat lo sa, udah lo ga bilang terus isi chatannya kaya gitu, kalo emang lo kangen sama mantan lo yaudah putusin gue trus balik ke mantan lo"

mendengar kata putus yang di ucapkan Felly membuat Aksa semakin panik "Ngga, fell jangan ngomong gitu, iya maaf aku salah, kasih aku waktu buat jelasin semuanya" ucap Aksa dengan mata yang berkaca-kaca, dia tidak mau berpisah dengan Felly.

"Mau jelasin apa? semuanya udah jelas sa"

"Sekarang lepasin tangan lo, gue mau ke kelas" tegas Felly

Aksa menggeleng-gelengkan kepalanya "Fell maafin aku, jangan kaya gini"

"Gue bilang lepas Aksa!" dengan sedikit nada tinggi Felly menyentakan tangan nya agar terlepas dari cekalan Aksa. lalu dia pun pergi menuju kelasnya meninggalkan Aksa yang berdiri diam memandang punggung kecil milik kekasihnya yang semakin menjauh.

SEMESTAKU YANG HILANGCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang