The End

2.7K 187 64
                                        

-Bukan Pelakor-

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

-Bukan Pelakor-

~Hidupku pernah semewah sore yang di dalam jingganya, aku menelan sesuap cinta dari ibuku~

Setelah beberapa bulan berjalan, Hinata dan Sasuke kini menikmati hidup sebagai orang tua pengganti bagi dua anak perempuan yang sempat kehilangan kedua orang tuanya sekaligus.
Itu bukanlah perkara sepele. Dua nyawa menghilang begitu saja seakan tidak ada harga yang pantas untuk membayar semua itu.

Untuk menebus semua kehidupan yang hilang itu, Sasuke dan Hinata memastikan bahwa Sakura harus mati juga dengan rasa sakit yang tidak pernah di lupakan.
Hukuman mati diterima oleh Sakura dengan tangan terbuka. Wanita keji itu harus rela masuk ke dalam neraka terdalam untuk menebus semua dosa-dosanya.

Memang, jika dilihat dari perjalanan awal hingga akhir. Semua ini terasa seperti drama yang tidak nyata.
Memangnya ada wanita yang begitu obesesi dengan pria, hingga rela menyewa pembunuh bayaran untuk memperkosa tunangannya?
Jawabannya ada.
Lalu muncul lagi pertanyaan, memangnya ada seorang suami yang melayani istrinya seperti pembantu, layaknya Sasuke kepada Sakura?
Jawabannya ada.
Lalu adakah seorang suami gila yang melakukan kekerasan dalam rumah tangga dan menyimpan anak rahasia di balik istri sahnya?
Jawabannya tentu ada.
Dan pertanyaan terakhir, memangnya ada seorang pria dan wanita saling jatuh cinta padahal status mereka masih suami istri orang lain?
Jawabannya jelas ada.

Jadi kesimpulannya.
Perjalanan kisah ini bukanlah sebuah karangan belaka omong kosong.
Hal mustahil pun bisa terjadi di mana saja.
Bahkan hal sepele pun kadang bisa menghilangkan nyawa seseorang.

Jangan remehkan yang namanya cinta.
Cinta kadang bisa membinasakan apa saja yang menghalangi jalannya.
Merenggut apapun milik orang lain dan membuang yang dimiliki demi sebuah cinta.
Tapi, bukan melulu soal derita. Justru kadang cinta bisa mendatangkan sebuah kebahagiaan baru untuk mengganti apapun yang sempat hilang.

Seperti Hinara dan Kanaya.

Mereka beruntung mendapatkan orang tua pengganti seperti Sasuke dan Hinata.
Kedua orang itu menjadi orang tua yang begitu luar biasa untuk Hinara dan Kanaya.

Berhubung Kanaya masih bayi, jadi semuanya terasa begitu alami saat mengurus anak kedua.
Namun berbeda dengan anak pertama.

Hinara sudah besar, dan sudah mengerti bahwa Sasuke dan Hinata bukanlah orang tua kandungnya.
Masih agak canggung untuk Hinara menganggap bahwa orang tuanya saat ini bukanlah Ino dan Naruto.

Mungkin untuk Hinata, Hinara sudah terbiasa memanggil dengan sebutan mama.
Tapi untuk Sasuke, mereka sudah bersama hampir lima bulan lamanya, namun sekali pun Sasuke belum pernah mendengar Hinara memanggilnya ayah.

-BUKAN PELAKOR- ✔️Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang