3.Alterio zayyan danadyaksa

93 18 0
                                        

Pagi hari yang cerah verla berangkat ke sekolahnya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Pagi hari yang cerah verla berangkat ke sekolahnya.
Verla memasuki kelas dan kaget.

"Astagfirullah.....setan.... astagfirullah..."

Kedua gadis yang mengagetkan verla tertawa yang tak lain mereka Sheyril dan Renata.

"Apasih masih pagi udah ngagetin" ucap verla kesal tapi malah ikut tertawa.

Mereka duduk di bangku dan ngobrol.

"Tau ga sih, kemarin sore pas pulang sekolah gue diantar-" belum saja verla melanjutkan kalimatnya Renata menyela langsung.

"Oh iya....dianter siapa? Kan kemarin Lo kan sendiri" ucap Renata menatap verla membuat verla menghela nafas dan menjawab.

"Ren....plis gue lagi aja loh mulai cerita langsung aja ditanya...minimal dengerin gue bicara bentar aja..." Ucap verla.

"Tau tuh kebiasaan si Renata" ucap Sheyril menyela.

"Ya udah maaf iya.. apa?" Ucap verla yang kembali menatap kedua temannya dan nanya.

"Jadi gini pas kalian masing-masing pulang sendiri-sendiri kemarin gue dianter si murid baru itu lho namanya Garvin" ucap verla.

"Garvin? Oh iya.....gue tau....kok bisa bareng? Gimana Lo kenalanya?" Balas Renata.

"Dia dulu yang nawarin....gue udah nolak tapi dia maksa ya udah gue ngikut....mana gue ngasih no gue juga njir!" Ucap verla masih memikirkan kejadian kemarin wajahnya memerah sedikit.

"Tapi gue dengar-dengar dari simpang-siur si Garvin sama si Revan itu sama-sama dari Jerman kan tapi kayaknya mereka musuh deh" kata-kata Sheyril yang membuat kedua gadis itu menoleh dan mengerutkan kening penasaran.

"Maksud?" Ucap verla langsung penasaran.

"Lo tau dari mana?" Tanya Renata penasaran.

Sheyril menghela nafas dan menjawab "Lo berdua kudet sih tadi pagi aja semua siswa nyaksiin mereka berantem di parkiran sampe babak belur"

"What? Masa sih?" Verla langsung agak ga percaya.

"Ga percaya? Cek grup ghibah sekolah" ucap Sheyril.

"Kouta gue habis jadi gue ga tau apa-apa " jawab Renata.

"Ntar sore main yokkkk!" Ajak Renata.

"Kalau gue mau-mau aja sih ayok!" Jawab verla.

"Kalau gue....." Kalimat Sheyril kepotong sebelum berkata dan melanjutkan "sorry gue ga bisa kayaknya"

"Why?" Tanya Renata dengan menatap Sheyril.

"Soalnya kata mama gue, gue harus ikut jemput kakak cowok gue yang baru pulang dari Filipina" jawab Sheyril.

"Kakak Lo? Siapa njir?" Tanya penasaran verla.

Tragedi Masa lalu [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang