Di mulai sejak awal di salah satu sekolah di jakarta tepat di sma melati tiga memiliki suatu misteri yang belum sampai terungkap hingga saat ini, hingga tak lama suatu keluarga konglomerat terbesar di spanyol AND pemilik sekolahan
itu yang memungk...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Disaat yang sama mereka yang melihat kalau Garvin sendiri yang menjadi lawan kelas 11 membuat mereka kaget dan semua bertepuk tangan antusias tak sabar pertandingan nya segera dimulai.
Alfereo menghela nafas yang akhirnya langsung kembali tenang walau Arkan terkenal dari anak club basket hebat dan bulan lawan main-main Alfereo dan timnya harus bisa membawa kemenangan.
Akhirnya pertandingan di mulai disaat yang sama verla dan Renata saling pandang.
"Lo dukung tim siapa?" Tanya Renata.
"Ga tau, gue pengen dukung tim kelas kita tapi......tapi ada Garvin di tim lawan" ucap verla bimbang.
"Lah gue mau tim Al terus serah Lo mau dukung pacar Lo ye" ucap Renata langsung bersorak menyemangati Alfereo yang tengah bermain di lapangan.
"Alfereo semangat......" Teriak Renata yang didengar Alfereo membuatnya langsung tersenyum ke arah Renata.
Pertandingan basket itu lama-lama sungguh memegangkan dan semua masih ramai bersorak akan kemenangan tapi disisi lain arkan tim kelas duabelas hebat memasukan bola basket ke dalam ring.
Renata menjadi deg-deg sementara verla sendiri masih bingung mau mendukung tim siapa diantara pacarnya atau kelasnya jadi dia hanya diam ketika teman-teman nya bersorak mendukung tim lawan.
Sehingga pertandingan akhir dimenangkan oleh kelas duabelas, hal ini membuat renata menghentak -hentakan kakinya kecewa.
"Udah pulang aja yok cape gue disini" ucap Sheyril.
Akhirnya yang lain mengangguk dan keluar dari kursi penonton mereka keluar dari lapangan basket.
"Udah boleh pulang emang?" Tanya viona.
"Boleh tadi udah ada pengumuman nya kok" jawab Sheyril.
"Gue nanti aja, gue mau ke tempat Al dulu" ucap Renata.
"Gue juga mau ke tempat Garvin" ucap verla.
Violetta menghela nafas kasar "ga tau deh tim kelas aja sebelum final udah kalau apalagi final!"
"Udahlah namanya permainan biasa kok gausah di permasalahkan" ucap viona.
"Kelas Lo menang ya!" Ucap kesal Sheyril.
"Dilihat-lihat Arkan jago juga main basket" ucap Sheyril.
"Lo kenal Arkan?" Tanya viona.
"Kenal lah" jawab Sheyril.
"Oh"
Akhirnya violetta mengambil mobil di parkiran dan berhenti di depan Sheyril dan viona "ayo masuk, kita pulang sekarang"