14.Backstory Chika

71 18 0
                                        

Garvin yang melihat verla menangis dia menenangkan verla, setelah beberapa saat verla tenang dan diam setelah menangis

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Garvin yang melihat verla menangis dia menenangkan verla, setelah beberapa saat verla tenang dan diam setelah menangis.

"Udah? Sekarang Lo cerita, kenapa?" Tanya Garvin dengan lembut.

"Chika......" Di posisi yang sama verla tak bisa melanjutkan perkataannya.

"Chika kenapa?" Tanya Garvin menatap verla.

"Dia......dia......dia ketangkep..." Ucap verla yang kembali meneteskan air matanya.

"Shhh....tenang terus sekarang yang lain kemana?" Tanya Garvin mengelus pundak nya untuk menenangkan verla.

"Kita semua kepisah..." Ucap verla.

Setelah tenang verla dan Garvin berjalan kembali ke tengah hutan di pulau itu sementara mereka kaget ketika melihat Chika tergletak tak bernyawa di situ dengan kondisi mengerikan ketika kakinya penuh darah dan terdapat bekas pukulan kapak itu verla yang melihat itu terdiam sejenak dan meneteskan air matanya, Garvin menghela nafas dan mencoba mendekati jasad Chika, dia mencoba mengecek pernafasan nya.

"Gimana keadaan chika nya?" Tanya verla yang berharap Chika baik-baik aja.

Tapi Garvin mengehla nafas panjang "Chika udah ga ada" ucap Garvin.

"Maksudnya?" Tanya verla.

"Dia meninggal" jawab Garvin membuat verla terdiam sejenak sementara Garvin menyuruh beberapa anak buahnya untuk mengangkat tubuh tak bernyawa Chika.

Verla terisak dan tak bisa menghilangkan pikiran di mana tadi dia mendengar jeritan kesakitan Chika ketika dia meninggalkan nya "udah Lo tenang aja semua udah baik-baik aja" ucap Garvin mencoba menenangkan verla "sekarang kita cari temen-temen Lo dulu atau Lo mau nunggu di Deket kapal buat nenangin diri?"

"G-gue ikut nyari" ucap verla.

Akhirnya Garvin dan verla berjalan mencari teman nya tepat ketika melewati hutan itu verla menoleh ke arah samping melihat orang berhoodie hitam itu di balik pohon bersembunyi dan tersenyum ke arahnya dengan kapak yang sudah penuh darah Chika, verla ketakutan dan mencoba mengabaikan itu.

Skip semua ketemua aja.

Sementara Garvin dan Revan yang saling melihat berkontak mata dengan tatapan sama-sama tajam "Lo kenapa disini?" Ucap Revan dengan nada kasar.

"Ya harusnya gue yang nanya anjing! Lo kenapa disini?" Ucap Garvin.

"Udah stop, gausah ribut! Kalian udah gede musuhan aja kerjaan nya ucap Alfereo.

Tragedi Masa lalu [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang