Selamat Membaca!
.
.
.
.
.
2 tahun kemudian...
Brakk
Motor yang dikendarai Floran menabrak pembatas pagar antara rumah Atmadja dan Pratama. Orang-orang yang berada di dalam rumah berhamburan keluar. Ferrel langsung menarik kerah baju Floran agar turun dari motornya.
"Gue gak papa Rel, lo tenang aja," ucap Floran sembari melepas tarikannya.
"Kan udah pernah gue bilang, kalo lo mau ngapa-ngapain tuh bilang aja nanti gue jemput. Tadi kalo sampai kenapa-kenapa gimana?" ucap Ferrel geram pada sahabatnya ini.
"Kenapa sih, gue mau ngelakuin hal yang bikin gue happy selalu aja dilarang. Lo terlalu ngatur gue Rel, gue nggak suka," ucap Floran menatap tajam Ferrel.
Ferrel yang sudah sangat emosi, menonjok rahang Floran. Melihat itu, orang-orang yang ada di sekitar segera melerai pertengkaran keduanya.
"Ingat Flo, lo bisa sehat seperti ini juga karna Adel, kalo bukan karna dia lo pasti udah mati," balas Ferrel yang masih tersulut emosi. Floran langsung terdiam.
"Sayang udah tenangin diri kamu," ucap Chika mengusap dada putranya agar lebih tenang.
"Kenapa gue sampai kayak gini itu juga karna gue nggak mau lo kenapa-kenapa, apalagi jantung yang ada di diri lo punya Adel," ujar Ferrel biar Floran tidak banyak tingkah lagi.
"Jadi selama ini.." ucap Floran terduduk dilantai sembari memegang dadanya.
"Harusnya lo cegah dia buat nggak donorin jantungnya, hiks.."
Floran menangis sesegukan. Ferrel yang sudah mulai tenang segera memeluk dan menguatkan sahabatnya.
"Adel sudah memikirkan itu dari setelah kalian ngobrol berdua di rumah sakit. Kakak coba mencegahnya bukan berarti merelakan kamu, tetapi Adel kekeuh dengan pendiriannya. Yang kakak sering dengar dari Adel, kamu lebih pantas mendapat jantung itu daripada dia, kamu masih punya keluarga yang lengkap dan amat sangat menyayangimu. Meskipun sekarang om Kenzie, Cio dan Zean udah menyesali perbuatannya. Alangkah baiknya kamu juga menerima pemberian terakhir Adel, biar dia bisa bahagia di atas sana," jelas Anin panjang lebar.
"Kita berdua tanpa kak Adel belum tentu bisa seperti sekarang kak," ucap Christy menatap langit. "Sekarang mereka menganggapku ada kak, maaf karnaku kakak jadi berkorban banyak. Bahagia terus disana, jagain Christy dari atas ya," ucapnya dalam hati, tak terasa bulir itu menetes dari ujung matanya.
"Jangan nangis sayang, nanti bunda dan kakak kamu sedih," ujar Keenan mengusap sisa air matanya.
Christy mengangguk setuju. Mereka berdua telah resmi berpacaran selama 1 tahun. Usaha keras Keenan berhasil meluluhkan hati Christy. Perlakuan Keenan yang lembut selalu berhasil meruntuhkan pertahanan hatinya.
"Kakak ada titipan surat dari Adel, ini buat Ferrel, Christy dan terakhir Floran," ucap Anin menyerahkan sebuah amplop berisi surat.
Ferrel dan Christy langsung berlari menuju rumah mereka masing-masing dan masuk ke kamar.
"Kita nggak dapet nih?" tanya Sean, diangguki oleh 2 saudaranya yang lain.
"Cari aja di kamar kalian, kalo enggak berbentuk surat pasti ada barang asing," jawab Anin. "Oh ya, maaf kalau aku lancang masuk kamar kalian termasuk kamar om," ucapnya lagi, karena ialah yang menaruh barang itu.
"Tan makin banyak aja mawar putihnya," ucap Cio heran, karena setiap harinya selalu nambah.
"Iyaa, si Ferrel habis dari luar pasti bawa 2 bunga terus ditanam deh. Yang waktu itu pemberian dari Adel masih disimpan sampai sekarang walau udah layu, bahkan sampai dibuatin bingkai," ucap Chika.
"Pantesan, aku pernah dengar bunga mawar putih itu melambangkan keabadian cinta yang tidak terhingga dan abadi, dan sering diberikan sebagai ungkapan rasa sayang yang tulus dan setia. Berarti selama ini cinta Ferrel terbalas hanya saja Adel menyimpan perasaan itu sendiri," ucap Zean menimpali.
"Dari dulu aku dan Ferrel bersaing untuk mendapatkan Adel. Semenjak aku terbaring di rumah sakit, aku memilih mengikhlaskannya dengan Ferrel lagipula aku masih bisa lihat dia nantinya meski bersama orang lain. Kita pernah ditolak oleh orang yang sama dengan alasan dia gak mau membebani kita, mengingat keluarganya berantakan. Bukan aku mau menyinggung om tapi memang benar dulu begitu," jelas Floran yang dari tadi hanya mendengarkan. Ia duduk di atas motornya dan membuka amplop tersebut.
Surat untuk Floran
Hai masih ingat denganku. Gimana sekarang udah sehatkan, sekarang kamu udah bebas buat ngelakuin banyak hal tanpa takut jantung kamu kambuh lagi. Udah menggaet berapa cewe sekarang, jangan lupa kenalin ke aku kalo udah ada yang baru. Flo, aku sayang banget sama kamu, ikhlasin aku ya dan mulai sekarang kamu harus mulai menerima jantung itu. Maaf kalau aku mengingkari janji kita waktu itu. Aku mau kamu sembuh Flo dan berbahagialah dengan kehidupanmu yang baru. I love you Floran sahabat terbaikku.
"I love you too cinta tak terbalas ku, bahagia diatas sana ya Dell," gumamnya dengan senyuman.
Sementara Christy yang baru sampai kamar, ia langsung memeluk boneka pemberian dari Adel pada masa itu. Sebelum keluarga mereka berantakan.
Surat untuk Christy
Hai dedek, udah nggak ngerasain sakit lagi kan tubuhnya. Kalo ada apa-apa jangan disembunyiin lagi, cerita sama ayah, abang dan kak Anin juga boleh, dia kan calon kakak ipar kita, eh masih calon atau udah jadi hahaha. Kata bunda kalo ayah bikin kesalahan lagi ditegur aja, kakak dan bunda selalu pantau kalian dari atas. Oh ya, gimana dengan hubungan kamu sama dokter Keenan? Kalo kakak pasti setuju, kata kak Anin, dokter Keenan baik dan dewasa juga dia pasti bisa bimbing kamu. Terakhir bahagia selalu ya, love you adik kecil kakak.
"Love you too kak, Kitty sayang banget sama kakak, bahagia diatas sana ya," gumamnya lalu merebahkan tubuhnya di kasur sambil memeluk boneka itu dengan erat.
Di sisi lain, Ferrel duduk di meja belajarnya sembari memandangi bunga pemberian terakhir dari orang yang paling dia cintai. Perlahan membuka amplop itu dan membacanya...
Surat untuk Ferrel
Hai Rel, teman kecilku, sahabatku, saudaraku.
Lo pasti baca surat isi saat gue udah pergi. Maaf ya kalo gue ingkar janji buat terus sama-sama, maaf juga kalo gue harus pergi duluan dan maafin semua tingkah gue yang kadang bikin lo kesel atau marah.
Satu hal yang perlu lo tau, sebenarnya gue juga sayang dan cinta sama lo, tapi gue gak pernah mau nunjukin perasaan itu. Lo taulah alasannya apa, gue cuma nggak mau ngebebani lo dan nyusahin lo aja. Maaf terkadang kalimat gue bikin lo sakit hati, atas penolakan yang gue ucap, gue nggak mau ngelakuin itu tapi gue harus, agar lo bisa cari yang lain, yang lebih baik dari diri gue. Setelah lo dapet cewe jangan lupa kenali dan bawa ke rumah baru yaa..
Rel, gue titip Christy ya, jagain dia dengan baik. Gue udah nggak bisa jagain dia seperti biasanya. Jangan marahin dia, tegur aja dengan baik dia pasti ngerti kok.
Oh ya, udah tau arti bunga mawar putih? Pasti udah lah ya, sahabat gue ini kan genius. Kamu cinta pertama dan terakhirku abadi sampai akhir hayat. I love you Ferrel Erlangga Pratama. #pelukanhangatdariadel
"Love you more Dell, kamu akan selalu punya tempat tersendiri di hatiku. Aku jadi kangen sama kamu Del," ucapnya tersenyum dan menyimpan surat itu.
- END -
Makasih yang udah nungguin cerita ini sampai selesai. Oh ya, menurut kalian kalimatnya udah mulai tertata belum nih hehe.. Gua masih belajar dan belajar lagi, temenin sampai kalimatnya tertata rapi ya..
Mampir ke cerita baruku Duda dan Keempat Istrinya.
Jangan lupa vote dan komen!
See you next story!
KAMU SEDANG MEMBACA
TAKDIR?! | END✅
Teen Fiction"Suatu saat nanti jika aku udah gak bisa bertahan lebih lama, bunda tolong jemput aku ya" Natasha Adelia Hapsari. Start: 25 Mei 2024 End: 04 September 2024 *** #1 in adeljkt48 (12-09-2024) #3 in ferrel (12-02-2025) #2 in kenzie (15-02-2025) #1 in se...
