Selesai + belom direvisi
"Gue mohon sama lo! batalin pernikahan ini! gue gak kenal sama lo, begitupun lo gak kenal sama gue." Tegas Arzen kepada Clazoora.
"Idihh, gue juga gak mau kali nikah sama lo! mending gua gak nikah seumur hidup daripada haru...
Vote dlu dongg🥰 Habis itu bru baca😆 Yg ngasih vote makasihhhhhhhh😘😘😘 Yg ga ngasih vote jg makasihhh, makasih udh baca🗿
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
25. About Elena
───
"Begini, Nyonya, Tuan. Akibat benturan yang terjadi di area kepala, serta pendarahan dasyat dikepala, membuat keadaan Nona Zoora sangat jauh dari kata baik. Untuk saat ini kami hanya bisa menyampaikan kabar buruk terlebih dahulu. Bahwa Nona Zoora kami nyatakan koma. Setelah ini kami akan memindahkan Nona Zoora keruang IGD."
DEGG!! Bagai tersambar petir dan badai secara bersamaan. Berita yang sangat tidak mereka inginkan, terdengar begitu saja. Cucu perempuan satu-satunya dari keluarga Xavier, dinyatakan koma.
Detik itu Tasya langsung pingsan ditempatnya, untung Marvel dengan sigap menangkap istrinya.
Begitupun dengan Vanya, ia juga hampir ambruk saat mendengar berita bahwa menantunya mengalami koma.
Arzen? Jangan ditanya keadaannya. Ia langsung termangu saat mendengar ucapan Dokter. Setetes air kristal meluncur bebas dari pelupuk mata Arzen. Arzen yang sering terlihat kuat, kini tidak. Ia lemah, ia menangis. Hanya karena mendengar ucapan Dokter yang mengatakan jika istrinya koma, yang entah itu akan sadar kapan?
Arzen menerobos masuk kedalam ICU, merdiri disamping brankar Zoora. Ia menggenggam tangan Zoora yang terdapat infus, lalu mengecupnya.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Sayang, maafin aku ... maafin suami kamu yang brensek ini. Zoor, ayo bangun. Keluarga kamu nungguin kamu, begitupun dengan aku. Sayang, aku mohon bangun ... buka mata kamu, buktiin kalo yang dibilang Dokter tadi nggak benar. Kamu nggak koma. Buktiin ... ayo, buktiin, sayang..."
Tidak ada reaksi apapun yang diberikan Zoora. Didalam ruangan hanya ada suara tangis Arzen Yang begitu menyayat hati dan suara mesin EKG yang memantau detak jantung Zoora.
Tiba-tiba pintu ruangan Zoora terbuka dan menampilkan Vanya. Ia menatap anaknya yang duduk disamping brankar menantunya. Tak pernah Vanya melihat Arzen sehancur ini, sekalipun motor kesayangan Arzen pernah akan dijual oleh Chandra.