BAB 31 || Happy New Year

531 12 0
                                        

Annyeong yeorobun 💫
Happy new year gesssss🎇🎆🎇🎆 thank's udh bertahan sama ARZOO sampe detik ini, luvvvvvv bangetttttttt buatttttt kleannnnnn yg setia ngasih votmen 😘🤞

Moga ditahun nanti ada gebrakan kebahagian buat kalian semua😘 Aamiin... 🤲

VOTE LAH BROHHHHH‼️MASA SESUSAH ITU NGASIH VOTE❔

"Mari menyambut tahun yang akan datang dengan rasa bahagia, rasa penuh syukur

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Mari menyambut tahun yang akan datang dengan rasa bahagia, rasa penuh syukur. Ucapkan terima kasih kepada diri sendiri karena sudah bertahan sampai detik ini, walau air mata selalu menyertai langkahmu."

-Ags_rmdh14-

•°•°•°

"Tetaplah bersama, sampai Tuhan memisahkan kita dalam Kematian."

-Clazoora Mikesha Xavier-

31. Happy New Year

--

Tok

Tok

Tok

"Arzen! Zoora! Ayo turun, kita makan siang!" teriak seseorang dari luar kamar Arzen dan Zoora.

Sedangkan didalam kamar, dua sejoli sedang menyelam dalam mimpi mereka.

Zoora yang mulai terganggu dengan suara ketukkan pintu, dengan perlahan membuka kedua matanya.

Ia menoleh kesamping; dimana Arzen yang masih tertidur dengan pulasnya.

Dengan kaki yang masih sedikit sakit, ia berjalan kearah pintu untuk melihat siapa yang mengetuk.

Ceklek.

"Mama? Kenapa?"

"Kita makan siang, ajak juga suami kamu." Zoora mengangguk.

"Bentar lagi Arzen sama Zoora keluar, kalian duluan aja." Vanya mengangguk, setelah itu ia berbalik dan berjalan menjauhi kamar Arzen dan Zoora.

Zoora kembali menutup pintunya. Ia berjalan kearah kasur dengan keadaan pincang.

"Zen, bangun dulu. Kita makan, tadi udah diajakin Mama." Zoora menggoyangkan lengan Arzen.

"Bangun, Zen... Bangun dulu, kita udah ditungguin."

Arzen hanya bergumam tidak jelas. Melihat itu Zoora semakin dibuat geram. Dengan kesal ia menutup hidung Arzen.

Arzen yang tidak bisa bernapas lantaran Zoora yang menutup hidungnya. Dengan kesadaran yang baru terkumpul setengah, ia mencoba untuk bangun.

ARZOO || PERJODOHAN || [SELESAI]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang