BAB 35 || Berkunjung

425 13 0
                                        

Eeyyoowww ✌️🌚

Affahhhh kabar klean para pembaca ARZOO 😵‍💫🤏

minggu tdi ak g up, hehe... 😁

Biasalah anak kls 9 semester 2 sma ad anggota keluarga yg meninggal... 😞

Udhlh cus lngsng ajah baca, JANGAN LUPA VOTENYA GES, XIXI 😝

Udhlh cus lngsng ajah baca, JANGAN LUPA VOTENYA GES, XIXI 😝

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


35. Berkunjung

———

Arunika sudah menampakkan dirinya beberapa jam lalu, cahayanya yang terik seakan menyuruh para penghuni bumi untuk segera meninggalkan kasur empuk mereka.

Berbeda dengan sepasang suami istri yang masih nyenyak dibawah selimut yang menutupi tubuh mereka berdua. Jam sudah menunjukkan pukul 10 siang, tapi belum ada tanda-tanda dari mereka akan bangun.

"Eugh."

Terdengar lenguhan dari salah satu orang itu. Ia mengerjapkan matanya—mencoba menyesuaikan cahaya yang masuk melalui netranya.

Arzen menoleh kesamping—dimana disana ada sang istri yang masih nyenyak dalam tidurnya. Arzen kembali tersenyum saat mengingat kejadian kemarin. Kejadian yang tidak akan pernah ia lupakan dalam hidupnya.

Clazoora Mikesha Xavier, sekarang sudah sepenuhnya menjadi istri dari Arzen Lexio Alexander.

Arzen mencium lama kening Zoora dengan lembut. "Makasih udah mau bertahan sampai detik ini," ujar Arzen.

Zoora bergerak dalam tidurnya, sepertinya ia mulai terganggu dalam tidurnya. Zoora mengerjapkan matanya. Hal yang pertama kali ia lihat adalah wajah polos suaminya.

"Morning,"

"Morning too, baby."

"Jam berapa?" tanya Zoora.

"Sepuluh," jawab Arzen.

Zoora melebarkan matanya. "Apa? Jam 10?! Berarti kita udah telat dong?! Kok kamu nggak bangunin aku sih?! Nanti kalo kita dimarahin sama guru gimana? Terus dilaporin keorang tua?! Kamu nggak mikirin semua itu? Udah, aku mau man—argh!" Zoora memejamkan matanya saat rasa pedih diarea bawahnya terasa.

Arzen langsung mengecek keadaan istrinya yang tengah meringkuk. "Nah kan, banyak gerak sih. Jadi sakit kan i–itunya," tegur Arzen.

ARZOO || PERJODOHAN || [SELESAI]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang