Selesai + belom direvisi
"Gue mohon sama lo! batalin pernikahan ini! gue gak kenal sama lo, begitupun lo gak kenal sama gue." Tegas Arzen kepada Clazoora.
"Idihh, gue juga gak mau kali nikah sama lo! mending gua gak nikah seumur hidup daripada haru...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
***
Seorang gadis canting baru saja keluar dari mobil dengan gaya slow motionnya. High heels terpasang di kaki jenjangnya dan dress Sabrina sepaha membalut tubuhnya. Dia berjalan menuju meja yang sudah diisi oleh ketiga sahabatnya.
"Hay Girl," sapanya
Mereka yang ada dimeja itu terlonjak kaget saat mendengar seseorang menyapa mereka. Kepala mereka pun tertoleh untuk melihat siapa gadis yang sudah membuat mereka kaget.
"Clazoora?!" Jawab mereka serentak dan membuat Clazoora malu. Bagaimana tidak malu semua pengunjung Caffe melihat kearah mereka. Clazoora hanya tersenyum canggung kepada semua pengunjung.
"Gue pikir lo gak akan datang," sindir seorang gadis berambut blonde yang bernama ZIRANA GRESIA LUTHFAN
"Iya, kita pikir kamu gak dateng. Tau gak," timpal seorang gadis berwajah Baby face atau sering disebut Letta, VIOLETTA ASHEL RIVANDI. Clazoora hanya tersenyum simpul lalu duduk di kursi yang. Mereka melanjutkan acara makan mereka sambil mengobrol dan sekali-sekali mereka tertawa. Tapi, tawa mereka terhenti saat mendengar suara Handphone milik Clazoora. Clazoora pun melihat siapa yang menelponnya, ternyata sangat Papa tercinta lalu Clazoora meminta izin kepada para sahabatnya untuk mengangkat telpon dari sang Papa.
Papa❤
"Hallo Pa, kenapa?" tanya Clazoora kepada sang Papa
"Hallo Clazoora, Papa ingin bicara sama kamu." Jawab sang Papa tegas. Clazoora yang mendengar nada tegas dari sang Papa pun dibuat kaget, apakah dia membuat kesalahan. Tapi, Clazoora rasa dia tidak membuat kesalahan sedikit pun.
"Bicara apa Pa?"
"Bodyguard Papa besok akan menjemput kamu, karena besok kamu akan kembali keIndonesia." Lagi-lagi Clazoora dibuat kaget dengan jawaban sang Papa.
"P-Pulang ke Indonesia?" Clazoora merasa tak percaya apa yang dikatakan Papanya.
"Iya, pulang keIndonesia dan Papa tidak menerima penolakan." Jawab sang Papa tegas.
"Tapi, Pa. Zoora gak ma-" Belum sempat Clazoora menyelesaikan ucapannya sang Papa sudah mematikan telponnya.
*******
Clazoora kembali kekursinya dengan wajah lesu. Hal itu mengundang banyak pertanyaan para sahabatnya.
"Kenapa Zoor? Kok muka lo jadi lesu gitu?" tanya Elena mewakili pertanyaan yang lain. MELLISA ELENA DAYYAN.
"Papa nyuruh gue pulang keIndonesia." Jawab Clazoora dengan nada yang lirih.
Para sahabat Clazoora dibuat kaget dengan jawaban dari Clazoora. Kenapa? Papanya menyuruh Clazoora pulang keIndonesia? "Kok, Papa. Lo nyuruh lo pulang sih?" Tanya Zirana merasa sedih.
"Gue gak tau." Sekarang Clazoora sudah menangis sambil menutup wajahnya dengan telapak tangan. Letta yang melihat Clazoora nangis pun langsung memeluk Clazoora.
"Udah gak papa kok, pasti Papa kamu punya alasan." Ucap Letta dengan nada lembutnya.
Ucapan dari Letta membuat Clazoora sedikit tenang. "Gimana? Kalau kita ikut Zoora ke Indonesia." Seketika mereka menoleh kearah Zirana.
"Hah? Lo yakin? gimana kalau gak dibolehin sama Bonyok." Jawab Elena merasa tidak yakin dengan keputusan yang dibuat oleh Zirana.
"Iya, gue yakin 100%."
"Gue juga setuju sih, sama pendapat Zirana." Timpal Clazoora. Elena tampak sedang berpikir dengan keputusan para sahabatnya. "Ya udah deh, nanti gue minta izin sama Papa Mama."
"Kalau kamu Letta, mau gak ikut kita ke Indonesia?" Dan dibalas anggukkan kepala oleh Letta.
"Oke fiks, jadi kita semua ikut Zoora keIndonesia." Yakin Zirana.
"Yaudah guys, kalian besok siap-siap karena besok Bodyguard Papa akan jemput. Jadi, besok kumpul diApart gue aja.Oke"
"OKE." Jawab mereka.
******
Segitu dulu ya guyss, capek ngetiknya. Jangan lupa!