Part 7 ( FLASHBACK HEYUNEO )

1.3K 140 3
                                    

Neo menyudahi ciumannya sambil menatap kesal pada he yu. Wajah nya yang cemberut membuat he yu terkekeh.

" yuuunnn geee " protes neo

" heemmm " jawab he yu sambil merapihkan rambut nakal di dahi neo.

" kan udah aku bilang aku paling gak suka di diemin kaya gini " ucap neo manja

" gege gak suka kamu ngga jujur sama ge paham " ujar he yu

" maaf " cicit neo

" sayang gege gak akan melarang mu melakukan apa pun. Tapi dengan syarat gege tau. Apalagi ini balapan liar. Gege ngga mau kamu kenapa2 " ujar he yu

" iya maaf " ujar neo kembali

He yu memeluk pinggang ramping neo. Tubuh neo yang lebih mungil dari he yu membuat he yu lebih mudah untuk memeluknya.

" kamu tau. Kamu adalah segalanya buat ge. Kamu adalah cinta pertama dan terakhir untuk ge. Gege tidak mau kehilangan mu. Paham " ujar he yu lagi sambil menatap lembut mata neo.

" paham ge " ujar neo

" ya udah turun dari pangkuan ge " perintah he yu

Neo menggelengkan kepalanya tanda tidak mau.

He yu mulai panik pasalnya neo duduk tepat di atas senjatanya. He yu takut tidak bisa lagi mengontrol dirinya.

Sejauh ini mereka hanya pelukan dan ciuman tidak pernah lebih. Karena he yu tidak ingin melewati batas sebelum mereka resmi menikah.

" sayang ... turun " perintah he yu lagi

" ge ... aku tau kamu sudah tegang kan " ujar neo tepat di kuping he yu

" tuhan ujian apalagi yang engkau berikan melalui anak naga nakal ini " batin neo

" sekarang turun sayang " perintah he yu lagi memgabaikan godaan neo.

" gege ngga mau ada dalam diriku " ujar neo seduktif mungkin

" mau sangat mau tapi tidak saat ini dan bukan di mobil. Paham sayang " ujar he yu tegas

" yun ge menyebalkan " cemberut neo

" sayang ini pertama kali untuk kita melakukan sex. Ge ingin kkta melakukan nya di tempat yang baik dan juga dengan suasana yang benar tidak sseperti ini. Dirimu adalah seseorang yang paking istimewa dalam hidup ge maka dari itu ge mau saat kita melakukan pertama kali pun itu berkesan untuk mu " ujar he yu lembut

Memdengar penuturan tulus he yu, neo benar benar bahagia ternyata he yu sangat mencintainya melebihi apapun.

Akhirnya neo dan he yu sampai di mansion milik neo.

Mereka masuk sudah di sambut oleh tuan li. Ayah neo.

" paman " sama he yu

" he yu kebetulan ada yang paman ingin bicarakan dengan mu " ujar tuan li

" baik paman. Aku akan mengantar neo ke kamar nya dulu " ujar he yu

" temui paman di ruang kerja paman oke " pinta tuan li

" daddy ... bisa tidak jangan ganggu yun ge " rengek neo

" hanya sebentar daddy pinjam yun ge mu " ujar tuan li sambil menggeleng kepala melihat tingkah putra bungsunya.

" gege temani mu dulu nanti baru gege menemui paman " ujar he yu

" daddy menyebalkan " kesal neo lalu berlari kearah tangga meninggalkan he yu dan juga ayah nya.

" temani lah kekasih mu dulu " ujar tuan li

" baik paman "

He yu berlari meninggalkan tuan li dan mengejar neo. Dia tau kekasih nya sedang merajuk.

Bukan he yu tidak tau kalo neo tidak pernah suka bila tuan li memerintahkan sesuatu pada he yu.

Neo tidak mau terjadi apa apa pada he yu. Karena biasanya bila daddy nya sudah memerintahkan he yu itu urusannya dengan dunia bawah. Dan sangat berbahaya.

" ini gara gara lie ge liburan dengan feng ge " kesal neo menggerutu di kamarnya

" walaupun lie ge tidak liburan aku tetap punya kewajiban membantu paman sayang. Bagaimana pun aku calon menantunya bukan " ujar he yu sambil memeluk neo dari belakang.

==================================

Jangan lupa vote dan komen yah ....
Biar aku semangat lanjut cerita nya

A BITTER MEMORY  Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang