" kenapa muka lo kusut amat ? " tanya neo pas masuk keruangan guang.
" jie minta punya bayi " ujar guang lesu
Neo langsung tertawa mendengar penuturan guang.
" kagak kebayang gua lo ngurus dua bayi " ujar neo lagi
" itu lah yang gue fikirin sekarang. Dia aja masih bocah banget. Gimana cerita nya dia mau punya bayi " keluh guang
" gak ada salah nya sih lo kabulin tuh permintaan " ujar neo lagi
" neo gue nikah sama tuh bocil udah ketahuan umur gue tua. Kalo gue ngurus dua bayi apa kagak gue makin cepet tua " ujar guang lagi
" sebaiknya lo omongin baik baik sama dia. Bukan dia mau kuliah kedokteran bukan ? " tanya neo
Guang membenarkan perkataan neo.
Guang masuk kedalam apartemennya hari sudah hampir tengah malam.
Dia menatap penuh rasa sayang pada sang istri.
Guang membersihkan diri lalu berbaring di sebelah jie.
Guang membelai lembut pipi jie." gege tidak pernah menyangka akan jatuh cinta sedalam ini pada mu " ujar guang.
" gege baru pulang " tanya jie saat membuka matanya
" tadi ada tamu dari korea. Maaf yah kamu pasti nunggu gege yah " ujar guang
" ngga apa apa. Aku tau kok gege sibuk " ujar jie
Dia masuk dalam pelukan guang memeluk erat guang.
Saat ini untuk jie guang lah satu satu nya orang yang dia cintai.
" istirahatlah sayang " ujar guang
" ge ... kata xiao se teman sekelah ku kalo ingin punya bayi kita harus berhubungan badan dulu " tanya jie sambil menatap pada guang
Muka guang terlihat terkejut.
" xioa se bilang apa lagi ? " tanya guang was was
" xioa se bilang gege dan aku harus bercinta agar jadi bayi " katanya begitu
" sayang memang seperti itu. Tapi lebih baik kita tunda dulu yah. Kalo kita punya bayi sekarang nanti kamu tidak bisa kuliah. Bukan kah kamu mau jadi dokter " ujar guang hati hati
" apa hubungan nya punya bayi dengan aku jadi dokter ge ? "
" kalo kita sudah punya anak kamu haris fokus pada anak kita bukan. Nanti kuliah mu bagaimana ? " tanya guang
" gege mau punya anak ? " tanya jie
" kamu kan yang mau punya anak sayang " ujar guang
" gege kapan aku bilang mau punya anak " tanya jie sambil dia beranjak duduk
Dengen kebingungan guang ikut duduk berhadapan dengan sang istri
" sayang kamu bilang kamu ini bayi "
" iya bayi bukan anak " ujar jie
" sayang bayi sama anak itu sama saja " ujar guang
" gege kalo anak itu anak kita anak aku dan gege. Tapi yang aku mau itu bayi harimau seperti ini " ujar jie sambil menunjukan video bayi harimau lucu dalam hp nya.
" HAH "
" iya aku mau ini bayi ini. Lucu gege aku mau " ujar jie dengan mata memohon
Guang menghela nafas. Dia berfikir entah dia yang salah berfikir atau memang sang istri yang terlalu polos.
" kita beli itu besok " ujar guang
Dia sudah sangat lelah dan tidak ingin lagi berdebat dengan istri kecilnya perihal bayi harimau.
" yee terima kasih gege "
Kini kedua nya saling berpelukan. Walaupun serandom apa jie. Guang tetap mencintainya.
" gege "
" iya sayang "
" emang gege mau punya anak ? " tanya jie
" suatu saat nanti "
Jie langsung naik keatas tubuh guang. Menatap penuh menggoda
" ayo kita buat. Berhasil atau tidak nya kita serahkan pada tuhan " ujar jie
" jangan menyesal " ujar guang tegas.
==================================
Jangan lupa vote dan komen

KAMU SEDANG MEMBACA
A BITTER MEMORY
Romansaneo yang seorang alpha harus kehilangan dua enigma dengan berturut turut hingga dia memutus tidak akan pernah jatuh cinta lagi. namun kesalahan yang dia perbuat terhadap rui dan menyebabkan kehadiean zi ye membuat dia semakin dilema. akan kah ini...