🐻
..
Echa bergegas naik kekamar atas setelah mendengar tangisan key. Key tidur dari tadi setelah habis mandi dan ini jam 10 key baru bangun. Sepertinya key bangun terkejut jadinya nangis ngga mau berhenti.
"Sayangg kenapa nangis hmmm? Mimpi buruk iya?" Echa menimang nimang key yang masih menangis.
Cukup lama namun tangisan key ngga berhenti Echa mengambil gendongan kemudian memasangkannya dan menghangatkan asi buat key minum.
"Kenapa caa kok nangisnya kenceng banget?" Tanya tya masuk ke kamar Echa melihat Echa sedang kerepotan menuangkan asi ke botol dotnya key lalu tya ambil alih.
"Ngga tau bu dari bangun tidur nangis kenceng banget ngga mau berhenti sstttt udah yaaa nangisnya baby"
"Key kenapa sayang hmm minum susu yaa ini yaaa udah yaa diemm anak pinter" Key udah diem tapi masih tidak nyaman sepertinya.
"Sini gendong grandma ya sayang yaaa kasian aunty kamu bingung dekk" Tya mengambil key dari gendongan Echa dan Echa langsung terduduk dikasur padahal Echa belum punya anak tapi udah kena baby blues aja.
"Nggapapa yaaa caaa kamu istirahat dulu ini bubu bawa key kebawah dulu yaaa" Setelah mengucapkan itu tya menepuk pelan surai Echa kemudian keluar dari kamar maraka.
Echa rasanya mau nangis banget liat key nangis segitu kencengnya Echa ngga tega Echa kasian.
Lama Echa duduk kemudian Echa beranjak dan beberes kamarnya. Setelah semua rapi Echa turun dan melihat key sedang main dengan tya. Sepertinya mood key sudah baik Echa jadi senang melihatnya.
"Nahh itu aunty maafin key yah aunty tadi udah tantrum" Ucap tya membuat baby key tertawa ala bayi.
"Apasii ini gemes banget kalo ngga tantrum emmmm" Echa mencium puncak kepala key.
"Jalan jalan kedepan komplek yuk baby" Ajak Echa yang disetujui oleh tya.
Setelah Echa dan tya siap siap mereka berjalan dengan key yang berada di stroller babynya. Kebetulan hari ini tidak terlalu panas jadi cuacanya pas buat jalan jalan.
"Lohh jalan jalan nih ty?" Tanya yudha yang berada di teras rumahnya.
"Iya nih sumpek dirumah terus sambil cari angin" Jawab tya.
"Anak siapa itu caa?" Tanya yudha penasaran menghampiri Echa dan tya.
"Anaknya tante stella yah dititipin sama Echa hehe"
"Aduhh lucu banget si" Echa hanya tersenyum melihat yudha sedang bercanda dengan key.
"Bunda dirumah yah?" Tanya Echa.
"Dirumah xa caa nengokin baby katanya kangen sama cucunya" Echa hanya membulatkan mulutnya tanda mengerti.
"Kapan nih ty nyusul punya cucu?" Yudha menyenggol kencang lengan tya membuat tya menggeplak lengan yudha.
"Lah ini cucu gue udah lebih gede dari cucu lo yaa kocak" Jawab tya songong. Echa hanya geleng geleng kepala melihat tingkah orang orang tua ini.
"Dah sana kerja daripada nyinyirin hidup orang lain" Yeuu tya sama aja loh sama kamu.
Setelah selesai jalan jalan didepan komplek dan tya membeli lauk buat makan siang mereka pulang kerumah.
Echa menyiapkan makan siang sambil membuat bubur mpasi buat key. Ribet ya bunda punya baby yang masih mpasi semua kebutuhan gizinya harus terpenuhi dan jam makannya harus teratur harus bisa naikin bb booster anak juga. Sedangkan key sedang rebahan sama tya di karpet bulu depan TV sambil melihat cocomelon.
KAMU SEDANG MEMBACA
SEMUA BELUM USAI
DiversosHanya sebuah cerita ringan tentang keseharian keluarga bapak jeffreyyan Arsha Djung, Jordy Alexander Wijaya, Yudha Arga Narendra, dan Taraka Maheswara. Cerita ini berawal dari aku yang baca cerita tentang jaeyong dll ngga ada yang sepemikiran sama a...
