40

18.5K 441 46
                                        

Zanna sarapan sendirian di meja makan. Sebenarnya tidak bisa disebut sebagai sarapan juga, karena hari mulai siang. Lebih tepatnya sarapan merangkap makan siang. Zanna memasukkan makanan ke mulutnya dengan lesu. Ia bangun kesiangan dan hal itu mempengaruhi suasana hatinya, ada rasa kegelisahan yang membuatnya hari ini begitu buruk.

Ponsel Zanna bergetar. Zanna pun menghentikan sejenak acara makannya dan mengambil ponsel yang terletak di samping piringnya. Sebuah pesan muncul.

@gamaptr_03
Sorry soal yang tadi, aneh rasanya tiba-tiba kamu tidak lagi membalas pesanku.

Kening Zanna mengkerut tidak mengetahui maksud pesan dari Gama. Seingatnya ia selalu membalas pesan dari laki-laki itu. Dan yang membuatnya semakin kebingungan adalah semua isi DM-nya dengan Gama tiba-tiba hilang dan memunculkan pesan baru dari laki-laki itu. Dan berdasarkan pesan Gama barusan seperti menanggapi pesan yang lain. Namun dia tidak tahu hal apa yang telah ia katakan hingga pesan Gama mengandung rasa tak enak hati laki-laki itu. Apakah ia tidak sengaja menghapus semua DM-nya dengan Gama?

Selagi berpikir, pesan dari Gama muncul lagi.

@gamaptr_03
Kalau gak keberatan apa boleh kita bertemu? Aku boleh kan berusaha dekat dan mengenal kamu?

Jari Zanna menari di keyboard untuk mengetik balasan.

@Zanna12
Kapan Gama? Bukannya kamu masih di Jogja?

@gamaptr_03
Astaga kan aku udah kasih tau kalau aku baru sampe tadi pagi di jakarta

Zanna terperangah, seingatnya ia tidak pernah melihat pesan itu.

Jemarinya mengetuk meja makan sedang berpikir. Dia bisa saja menemui Gama karena dia juga merasa nyaman mengobrol dengan laki-laki itu. Tapi ia hanya menginginkan hubungan sebatas teman tanpa ada flirty. Dan melihat pesan Gama seperti tersirat bahwa laki-laki itu memiliki tujuan lain yang lebih dari seorang teman. Jujur ia melakukan ciuman itu hanya untuk menguji apakah dirinya masih waras, memastikan bahwa ia menikmati ciuman Arkan bukan karena pria itu kakanya melainkan seorang pria dewasa. Dan kalau boleh jujur lagi ciuman Arkan lebih terasa lihai dan berpengalaman dibandingkan ciuman Gama. Astaga bagaimana caranya memberitahu laki-laki itu bahwa ia sebenarnya hanya ingin berteman? Lagipula untuk sekarang dia tidak akan bisa menemui Gama sebab Arkan masih di rumah karena mungkin saja kakaknya akan tahu.

@zanna12
Boleh, tapi jangan sekarang ya. Aku sekarang lagi banyak tugas sekolah takut gak sempat meluangkan waktu dan mengecewakan kamu. Makanya untuk saat ini aku belum bisa janji.

Astaga, Zanna merasa seperti sedang berselingkuh. Mencoba bertemu dengan laki-laki lain sementara ia jelas tahu bahwa Arkan telah mengklaim dirinya dengan cara yang pria itu tahu. Menyentuhnya, membisikkan kata yang seperti bermakna cinta, dan memanipulasi otaknya agar patuh hanya pada pria itu. Jelas ia menyadari bahwa Arkan terkadang memanipulasi dirinya, tapi ia tak melawan, lebih tepatnya tidak tahu cara melawannya, tanpa dia sadar dia terpengaruh ketika Arkan memenuhi tubuhnya dengan kuasa pria itu. Mengingat hal itu membuat rasa ingin mual bergejolak seolah tak dapat ditahan. Ia segera berdiri dan berlari ke wastafel memuntahkan semua yang barusan ia makan. Rasanya menyakitkan benar-benar menyakitkan.

Sementara itu, Arkan yang baru saja muncul dari ruang kerja papanya terkejut melihat Zanna berdiri di depan wastafel dan muntah-muntah. Segera ia menghampiri dan mengumpulkan rambut terurai gadis itu agar tak terkena muntahannya.

Zanna membasuh mulutnya dan terengah-engah. Arkan memijat tengkuk Zanna ketika Zanna kembali ingin muntah. Raut Arkan terlihat cemas, baru kali ini ia melihat Zanna seperti ini.

INSANE MAN (Complete)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang