Special Chapter For My Loves

631 54 3
                                        

Operasi Menaklukkan Dokter Cullen

Carlisle Cullen adalah dokter tampan yang dingin, profesional, dan sangat sulit didekati. Itu bukan pendapat umum, tapi pendapat pribadi [Name], yang sejak pertama kali bertemu dengannya sudah jatuh cinta setengah mati.

Masalahnya? Carlisle sama sekali tidak tertarik.

"Aku sibuk," adalah kalimat favoritnya setiap kali [Name] mengajaknya makan malam atau sekadar minum kopi. "Aku tidak punya waktu untuk hal seperti itu," katanya saat [Name] berusaha menggoda dengan cara paling manis yang pernah ada. "Aku lebih suka membaca jurnal medis," katanya ketika [Name] dengan percaya diri mengatakan, "Dokter, kalau lagi suntuk, butuh hiburan, aku ada di sini!"

Tapi siapa [Name] kalau bukan pejuang cinta yang pantang menyerah?

--

Strategi 1: Serangan Fisik (Bukan Kekerasan, Maksudnya)

[Name] mulai dengan metode klasik: menyentuh Carlisle sesering mungkin. Tidak dalam cara yang mengganggu, tentu saja. Hanya sedikit 'accidental touch' yang terencana.

Saat mereka berjalan bersama di lorong rumah sakit, [Name] pura-pura tersandung dan meraih lengan Carlisle. Saat menyerahkan dokumen, [Name] sengaja menyentuh jarinya sedikit lebih lama. Saat berbicara, [Name] mencondongkan tubuh lebih dekat, berharap Carlisle menyadari betapa menariknya dirinya.

Tanggapan Carlisle?

"Kau baik-baik saja? Sepertinya koordinasi gerakanmu kurang. Mungkin perlu diperiksa?" katanya dengan wajah serius.

[Name] hampir ingin menangis.

--

Strategi 2: Menjadi Pasien Paling Menyedihkan

Jika Carlisle adalah dokter yang peduli pada pasiennya, maka [Name] akan menjadi pasiennya.

"Dokter, aku merasa tidak enak badan," keluh [Name], pura-pura lesu.

Carlisle menatapnya sebentar. "Gejalanya apa?"

"Hatiku sakit setiap kali melihatmu berjalan menjauh."

Carlisle menghela napas panjang. "[Name], kalau kau tidak benar-benar sakit, aku masih punya pasien yang harus kutangani."

"Tapi.." [Name] belum selesai bicara, Carlisle sudah beranjak pergi.

Gagal total.

--

Strategi 3: Mencuri Perhatiannya dengan Persaingan Palsu

Jika Carlisle tidak bisa dibuat cemburu dengan cara biasa, maka [Name] akan membuat skenario cemburu. Lalu muncullah 'target' baru untuk operasi ini: dokter residen bernama Marcus yang kebetulan cukup tampan dan ramah.

Saat makan siang, [Name] dengan sengaja tertawa lebih keras dari biasanya saat berbicara dengan Marcus. "Oh, Marcus, kau benar-benar lucu!"

Carlisle lewat, melirik sebentar, lalu..

Tidak ada reaksi.

[Name] mencoba lebih keras. "Marcus, kalau kau punya waktu, ayo makan malam bersama? Aku rasa kita perlu menghabiskan lebih banyak waktu berdua."

Carlisle berhenti. YES! Akhirnya reaksi!

Namun, yang ia katakan adalah, "Pastikan kau tidak terlalu banyak makan makanan berminyak. Jaga kolesterolmu."

Kemudian dia pergi.

[Name] hampir ingin menjedotkan kepalanya ke meja.

--

Strategi 4: Serangan Langsung

Setelah berbulan-bulan gagal, [Name] akhirnya mengambil langkah terakhir: menghadapi dokter tampan itu langsung. "Carlisle, kenapa kau tidak suka padaku?"

Carlisle yang sedang membaca jurnal medis mengangkat alis. "Apa maksudmu?"

[Name] mendekat, berani mati. "Aku sudah melakukan segala cara untuk membuatmu tertarik. Aku bersikap manis, menyentuhmu sedikit, berpura-pura sakit, bahkan mencoba membuatmu cemburu. Tapi kau tetap menolakku! Kenapa?"

Carlisle menatapnya lama sebelum berkata, "Karena aku berpikir kau hanya bercanda."

[Name] membeku. "Apa?"

"Kau selalu bertingkah konyol, aku kira kau tidak benar-benar menyukaiku." Carlisle menghela napas. "Tapi jika kau memang serius.."

Jantung [Name] berdebar kencang. "Ya?"

Carlisle menutup bukunya. "Aku mungkin juga mulai menyukaimu."

[Name] ternganga.
Apa? Setelah sekian lama? Setelah semua perjuangan?

"Kalau begitu.." [Name] merogoh saku jasnya dan berlutut, menarik sesuatu yang selama ini ia siapkan untuk momen ini: cincin plastik dari mesin mainan.

"Carlisle Cullen, maukah kau menikah denganku?"

Carlisle terdiam sejenak, lalu tertawa kecil. "Kau benar-benar tak bisa ditebak. Tapi baiklah, aku terima."

Dan begitulah, setelah perjuangan panjang, [Name] akhirnya mendapatkan dokter tampan itu!

(Tamat, atau mungkin.. baru permulaan?)

Deal With the Devil [Twilight Saga x Reader]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang