10k Special Chapter

392 48 0
                                        

Langit sore yang cerah menaungi hutan Forks, tempat di mana keluarga Cullen mengubah halaman belakang rumah mereka menjadi tempat pernikahan impian. Cahaya matahari yang jarang muncul menyinari dedaunan hijau, menciptakan suasana magis yang tak biasa. Alice, seperti biasa, menjadi dalang di balik semua dekorasi. Setiap detail, dari bunga putih yang menghiasi setiap sudut, hingga lentera kecil yang tergantung di dahan pohon, dibuat sempurna. 

Hari yang dinanti akhirnya tiba, pernikahan antara Carlisle Cullen dan [Name]. Sebuah perayaan yang mungkin tidak pernah terpikirkan oleh siapa pun, bahkan oleh pasangan itu sendiri. Persiapan telah berlangsung selama berbulan-bulan, dan keluarga Cullen memastikan bahwa acara ini akan menjadi pernikahan yang sempurna. 

Rumah keluarga Cullen telah diubah menjadi tempat pernikahan impian. Alice, dengan antusiasme khasnya memastikan segala sesuatu berjalan dengan sempurna. Rosalie dan Bella membantu menata dekorasi bunga yang menghiasi taman belakang rumah, tempat resepsi akan diadakan. Sementara itu, Emmett dan Jasper lebih banyak menjadi tenaga kasar, membantu memasang panggung kecil dan area dansa. Edward? Dia sibuk menghindari tugas karena Alice terus-menerus mengomel padanya. 

Di tengah kekacauan persiapan, [Name] berusaha menawarkan bantuan. Namun, belum sempat ia mengangkat satu barang pun, Rosalie sudah lebih dulu berdiri di hadapannya dengan tangan bersedekap. 

"Jangan. Sentuh. Apapun."

[Name] mengerjap. "Tapi-"

"Tidak ada tapi. Duduk cantik saja," kata Rosalie dengan kedua mata emasnya yang menatap tajam. 

"Aku bisa membantu, kau tau," gerutu sang iblis  sambil melipat tangan di dada juga.

Alice menoleh sekilas dan tersenyum manis. "Tentu saja kau bisa, tapi tidak boleh." 

"Kenapa tidak?" [Name] menyipitkan matanya. 

Rosalie kembali menimpali. "Karena ini hari pernikahanmu. Pengantin seharusnya tidak sibuk mengatur pernikahannya sendiri."

"Benar," sahut Jasper yang sedang menyusun kursi bersama Emmett. "Hari ini kau pengantin, bukan asisten Alice."

Alice yang mendengar itu mengangguk penuh semangat. "Betul! Aku sudah merancang semua ini berbulan-bulan, aku tidak akan membiarkan pengantin perempuan ikut repot!"

Sebelum [Name] sempat membantah lagi, sepasang tangan kuat tiba-tiba mengangkatnya dari permukaan lantai. Carlisle, yang sejak tadi diam-diam mengawasi, kini menggendongnya seperti pengantin baru. "Carlisle!? Aku bisa jalan sendiri, tau!"

Sementara vampir itu menatapnya dengan ekspresi santai namun penuh ketegasan. "Aku tau. Tapi aku lebih suka membawamu seperti ini. Dan aku menikmati setiap detiknya." Carlisle menyeringai tipis sebelum berjalan menuju kursi di mana [Name] akhirnya 'dipaksa' duduk dengan nyaman. 

Emmett tertawa keras. "Aku tidak pernah melihatmu seposesif ini, Carlisle. Kau benar-benar berubah sejak bertemu dengan iblis ini."

Carlisle hanya tersenyum, sementara [Name] mendengus kesal tetapi tak bisa menutupi rona merah di wajah pucatnya.

--

Akhirnya, hari besar pun tiba. Semua orang berkumpul di tempat pernikahan yang telah di hias dengan sempurna. Edward memainkan melodi lembut di piano, menciptakan suasana yang begitu syahdu. Jasper memastikan bahwa energi di sekitar tetap damai, meskipun semua orang berdebar menunggu pengantin perempuan berjalan menyusuri altar. 

Carlisle berdiri di depan, mengenakan jas hitam sederhana namun memancarkan aura yang begitu karismatik. Matanya berbinar saat melihat sosok yang paling ia nantikan akhirnya muncul. 

Deal With the Devil [Twilight Saga x Reader]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang