GITSHAN
## Hujan dan Kesalahpahaman
Rintik hujan mengetuk jendela apartemen lantai 15, menciptakan melodi yang biasanya menenangkan. Tapi tidak bagi Shani pagi ini. Wanita berusia 26 tahun itu mondar-mandir di dapur sambil sesekali melirik jam dinding yang menunjukkan pukul 6:45 pagi.
.
"Gita!!!"
Kamu masih di kamar mandi? Meeting-ku jam 8 pagi!" teriaknya sambil mengetuk pintu kamar mandi dengan tidak sabar.
"Iya, sebentar lagi," jawab suaminya dengan nada tenang dari dalam.
Shani menghela napas panjang. Hampir setahun menikah, dan dia masih belum terbiasa dengan ritme pagi suaminya yang sangat... santai.
Padahal meeting hari ini sangat penting, presentasi untuk client besar yang bisa menentukan karirnya sebagai Senior Marketing Manager.
Sambil menunggu, Shani merapikan meja makan yang berantakan dengan ponsel terselip di kantong apronnya. Gita keluar dari kamar mandi tepat saat Shani meletakkan ponselnya di meja makan untuk membereskan tumpahan kopi.
"Sarapan dulu," ujar Gita singkat, meletakkan ponselnya di meja yang sama saat mengambil secangkir kopi.
"Nggak sempat! Kamu lupa ya aku ada meeting penting?" Shani melepas apronnya dengan tergesa-gesa.
"Bawa payung."
"Iya, aku tahu! Kamu juga jangan lupa meeting dengan board of directors jam 10!" Shani berhenti sejenak, "Dan jangan lupa makan! Aku sudah siapkan bekal."
Gita tersenyum tipis, "Hn."
Shani memutar bola matanya mendengar respons minimalis suaminya itu. Sambil menyambar tas dan sebuah ponsel dari meja, dia bergegas keluar.
Gita melanjutkan rutinitas paginya dengan tenang, mengambil ponsel yang tersisa di meja tanpa pikir panjang.
Dua ponsel yang identik - merek sama, warna sama, bahkan case transparan yang sama (hadiah couple dari adik Shani) - kini berada di tangan yang salah.
Bahkan wallpaper mereka pun sama, foto honeymoon di Bali, hanya beda angle. Sebuah kebetulan yang akan mengubah hari mereka.
.
.
Di kantornya, Shani langsung masuk ke ruang kerjanya. Masih ada waktu sebelum meeting dimulai. Dia mengeluarkan ponsel, berniat menulis keluhan paginya seperti biasa di notes.
.
*"Day 353 of marriage with Mr. Cool:*
*- Masih betah dengan jawaban satu kata*
*- Kenapa sih susang banget ngomong 'iya sayang' atau minimal 'makasih'?*
*- Kadang aku mikir... apa aku terlalu bawel ya? Terlalu demanding?*
*- Apa aku udah jadi istri yang baik?*
*- BUT WHY IS HE SO CALM ALL THE TIME??!! 🤬"*
.
Shani menekan 'save' dan hendak menutup aplikasi notes ketika matanya menangkap folder bernama "My Angry Bird" di daftar folder. Dahinya berkerut.
"Angry bird? Sejak kapan aku bikin folder ini?"
Jantungnya seakan berhenti berdetak ketika membuka folder itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
Short Stories GITA KU
Storie d'Amore************BANYAK GITANYA**************** PENOKOHAN SESUAI REFERENSI MEMBER
