Chapter 41

1.6K 160 9
                                        

"Alana-ssi, Alana-ssi" Badan Alana terasa diguncang pelan.

Alana tersentak, dia yang tadinya mengistirahatkan kepalanya dengan nyaman langsung terduduk tegap "Iya ?"

"Kau tertidur ? Ini sudah sore" Kata Donghee Ajhussi sambil duduk di depannya.

Alana yang masih baru bangun tidur tentu saja kebingungan. Setelah melirik kanan dan kiri, akhirnya dia ingat. Dia ketiduran sehabis memeriksa laporan terbaru dari Homey.

"Benar, aku tertidur ajhussi" Alana memijat pangkal hidungnya. Berusaha menghilangkan pusing yang terjadi karena bangun dengan cepat.

"Bukannya mahasiswa sedang libur ya. Kenapa kau terlihat kelelahan ?"

Alana nyengir "Aku semalaman main game di rumah tetanggaku"

Donghee Ajhussi menaikkan alisnya, tertarik "Akrab ya, kalian"

"Lumayan Lumayan" Alana berdiri, meregangkan badannya. Sekarang dia merasa segar.

"Bagaimana laporannya ?" Tanya Donghee Ajhussi, kembali ke pekerjaan mereka.

"Bagus, ini sudah cukup baik. Kita sudah menjemput bola dengan baik. Sekarang bola-bola yang lain mulai berdatangan"

Donghee Ajhussi mengangguk, paham dengan ucapan Alana. Bahwa mereka sudah cukup melakukan promosi dengan mengendorse beberapa konten kreator travelling. Sekarang orang-orang mulai berdatangan atas rekomendasi mereka.

Alana mencabut charger handphonenya dan memasukannya ke dalam tas "Well, sepertinya kalian tidak butuh bantuanku lagi. Selanjutnya tolong kirim laporan melalui email saja ya Ajhussi"

"Kau tidak akan kemari lagi ? Aigoo Bibi Kim akan menangis merindukanmu"

Alana tertawa sambil berjalan ke luar ruangan "Jangan khawatir, aku akan mampir sesekali. Nasi goreng kimchi Bibi Kim tidak hanya jadi signature di Homey, tapi juga di hatiku"

Donghee Ajhussi ikut tertawa, mengikuti langkah Alana dan mengantarnya sampai lift.

Begitu menghidupan mesin mobil, handphone Alana otomatis tersambung dengan speaker mobil. Ketika dia sibuk mencari lagu, satu Notifikasi muncul.

Dino

Alana, kau beli teh dimana ?
Itu yang kau berikan pada Nenek ku

Alana

Di Cafe temanku oppa
Kenapa ?

Dino

Beri aku alamatnya dong
Nenek suka sekali
Aku mau mengirimkannya

Alana

Ah Syukurlah!
📍Cafè

Dino

Terima kasih 👌👌
Oh iya Wonwoo titip salam
Katanya tidak usah sombong kau hanya beruntung

Alama tertawa mengingat pertandingan PS semalam. Setelah kembali dari Jepang, Seventeen masih sibuk melakukan tour mereka. Baru Minggu kemarin mereka senggang dan akhirnya semalam mereka mengundang Alana ke rumah mereka. Untuk minum-minum dan main PS.

Untuk urusan game Wonwoo ahlinya, sedangkan Alana tidak terlalu tertarik. Tapi ternyata ketika giliran Alana bermain, dia jago sekali bermain balapan mobil.

Dari 4 race Wonwoo kalah telak, Alana tidak memberinya kesempatan menang sama sekali. Jika tidak diseret Seungcheol untuk gantian dengan yang lain, sepertinya Wonwoo akan terus mengajak Alana bertanding sampai dia menang.

Hi Neighbor! [SEVENTEEN FANFICTION]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang