"Well, technically boleh bertemu. Tapi tidak boleh hanya berdua. Harus dalam pengawasan agensi" Jelas Vernon sambil berusaha mengatur nafas. Member Seventeen baru selesai latihan koreo ketika Alana dan Jeonghan datang.
"Berarti harus ada staf seventeen ketika kami berkencan ?" Tanya Alana
Jun mengangguk sambil duduk di sebelah Seungkwan "Oh, tapi tempat-tempatnya juga harus disetujui agensi"
Alana memicingkan matanya "Kau pernah ke gep juga ya oppa ?"
Jun mengedikan bahu "Yeah, karena malas berurusan dengan hal seperti itu kita memutuskan untuk tidak bertemu sama sekali selama 3 bulan"
Alana menghela nafas, menyenderkan badannya ke tembok "Sepertinya... itu akan sulit bagi kami. Waktuku disini hanya tinggal beberapa bulan lagi"
"Benarkah ?" Tanya Dokyeom ikut sedih
"September aku harus kembali. Kelasku di London akan dimulai awal oktober nanti "
"Berarti.. 6 bulan lagi ya ? Sekarang sudah maret" Ujar Joshua
Alana mengangguk berusaha tersenyum "Benar, cepat atau lambat aku harus pergi"
Minghao yang ada di sebelah Alana menyenggol lengannya pelan "Jangan sedih. Kalian bisa kencan di dorm. Ingat, kita tetangga"
"Betul, nanti aku juga bisa menemani kalau Mingyu ke rumahmu. Supaya tidak curiga" Timpal Dino.
"Iya dorm itu safezone. Tapi tunggu seminggu atau dua minggu dulu. Agar berita ini benar benar mereda. Jadi tidak akan ada kecurigaan lain" Saran Jeonghan.
Alana tersenyum lalu mengangguk. "Terima kasih, teman-teman"
"Aw kalian baik sekali. Aku jadi terharu~"
Alana menoleh ternyata itu Mingyu yang sedang berpura-pura mengusap air matanya.
Seungcheol menarik topi Mingyu "Jangan diulangi lagi. Wonwoo juga, Alana kau juga"
"Nee..." Sahut kami kompak.
Seungcheol mengangguk lalu duduk di sebelah Jeonghan bersama Wonwoo.
Sedangkan Mingyu merangsek di antara Alana dan Minghao.
Minghao hanya melirik Mingyu sebal, malas pindah tapi jadi sempit.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Akhirnya dengan berat hati dia menggeser bokongnya, merapat ke arah tembok.
Suasana ruang latihan masih mencekam. Seungcheol dari tadi masih diam saja, sibuk dengan handphonenya.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.