Chapter 29

2.7K 227 11
                                        

"Jadi kalian saling mengenal" Jeonghan mengambil kesimpulan secara sembarangan.

Muka Mingyu makin tertekuk di pojokan.

"Buk- aduh bagaimana ya" Alana kebingungan menjelaskan situasinya karena di satu sisi ia ingin menjaga perasaan Mingyu tapi juga tidak enak dengan Mark.

Tapi kenapa dia ingin menjaga perasaan Mingyu ya ?

"Wah aku kecewa kau ikut acara NCT tapi tidak dengan kami" Hoshi manyun.

"Bukan aku, astaga kan Mark sudah bilang aku menggantikan temanku"

"Sudahlah kau memang pilih kasih" Seungkwan menata piring kecil untuk pie ceri.

Jungwoo, Doyoung, Chenle, dan Mark hanya menonton perdebatan mereka sambil menunggu dengan sabar pie ceri disuguhkan. Karena itu terlihat lezat.

Johnny menepuk pundak Dino, "Dino, obviously your maknae position is endangered"

"What are you doing" Balas Dino.

Johnny menepuk dahinya, lupa kalau Dino sangat jago bahasa Inggris.

"Guys, dia benar-benar menggantikan temannya kok. Aku punya foto kontaknya"

"Kenapa kau mengambil gambar kontak teman Alana ?" Tanya Jungwoo

"Eum, sepertinya tidak sengaja tersimpan" Jawab Mark.

"Sudah lah guys, Alana pasti ikut protect Seventeen selanjutnya kok" Kata Joshua.

"Eh ? I didn-" Ucapan Alana dipotong dengan pelototan Joshua.

Alana menghela nafas, paham akan kode Joshua "Oh iya tentu saja, mumpung aku di sini. Jika beruntung aku juga akan pergi ke fanmeet"

"Kau pasti beruntung" Kata Woozi sambil tersenyum sedikit menakutkan.

"Seungkwan oppa bukan begitu potongannya astaga! Sini pisaunya" Alana tidak terima melihat Pisau Seungkwan yang bersiap akan memotong pie secara sembarangan.

Seungkwan meringis lalu memberikan pisaunya pada Alana.

"Kau membuatnya sendiri ?" Tanya Doyoung penasaran.

"Tentu saja tetangga kami ini keren, dia pernah membuatkan kami Tiramisu" Jelas Jun.

"Shiu mai nya juga enak" Tambah Minghao

"Favoritku sih Lasagna" Kata Vernon

"Kue ulang tahun ku sih yang terbaik" Pamer Hoshi.

"Noona kau tidak mau pindah ke sebelah dorm NCT kah ? Aku juga ingin makan masakan noona" Kata Chenle.

Astaga memang adik itu selalu menggemaskan ya, Alana luluh dengan tatapan Chenle.

"Eh eh enak saja, dia tetangga kami. Pergi kalian shuu" Dokyeom memeluk lengan Alana.

Alana tertawa, "Kapan-kapan akan aku kirimkan sesuatu untuk kalian"

"Jangan Alana! nanti mereka akan terus memalak mu" Cegah Seungkwan.

"Enak saja kami bukan kau" Jongwoo mencibir.

"Sudah-sudah sini mana piring kalian" Alana mengangkat sepotong pie ceri.

Tiba-tiba Mingyu sudah ada di sebelah Alana, "Aku dulu!"

Alana tersenyum lalu memberikan potongan pertama untuk Mingyu.

Mingyu tersenyum penuh kemenangan.

"Eugh ruangan ini penuh dengan aroma jokbal dan ceri" Keluh Seungcheol yang terlihat kelelahan.

Hi Neighbor! [SEVENTEEN FANFICTION]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang