Chapter 40

1.6K 156 8
                                        

"ARIGATOU GOZAIMASU!" Member Seventeen kompak membungkukan badan sambil bergandengan tangan. Dan berakhirlah konser malam itu. Alana mengantri dengan rapi untuk keluar dari venue. Dia cukup puas dengan pengalaman menonton konser di Jepang. Penontonnya sangat tertib.

Setibanya di luar, Lixia yang berada di depan mobil melambaikan tangan semangat. Alana merapatkan mantelnya, berlari kecil menuju Lixia.

"Why don't you wait inside ? It's freezing" Tanya Alana khawatir.

Lixia tersenyum, "I'm afraid you'll get confused."

Alana menatap Lixia haru "Thank you Lixia"

Lixia membuka pintu mobil "No worries~"

Alana ikut masuk ke dalam mobil. "Where's Sofia ?"

"We must ride a different car from her. She's famous, you know"

Alana terkekeh

"Apa kita bisa berangkat ?" Tanya seorang Staff Seventeen di kursi kemudi

"Just two of us, right?" Alana memastikan pada Lixia.

"Yep,"

"Ne ajhussi, mari berangkat" Jawab Alana.

Staff Seventeen pun membawa mobil menuju hotel. Dia menghidupkan radio, lagu A Thousand Years milik Christina Perry mengalun lembut.

 Dia menghidupkan radio, lagu A Thousand Years milik Christina Perry mengalun lembut

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Alana menatap keluar jendela mobil. Salju di Jepang semakin lebat. Ada perasaan mengganjal setelah menonton konser Seventeen tadi. Dia sadar betapa jauhnya Mingyu dengan dirinya.

Mingyu memiliki banyak orang yang mencintainya. Tapi dia memilih dirinya Seorang wanita yang memiliki 0 pengalaman dalam hubungan.

Benar, Mingyu adalah pacar pertama Alana. Alana sempat dekat dengan beberapa orang. dan pengalaman terakhirnya sedikit menyakitkan. Dia jadi ragu untuk menyerahkan seluruh hatinya untuk siapapun. Padahal Mingyu mencintainya dengan sepenuh hati.

"So, did Mingyu find you ?" Pertanyaan Lixia sukses membuat lamunan Alana terpecah.

Alana mengangguk "Luckily he did, if he didn't he might be very disappointed by himself"

Lixia terkekeh "You know him so well."

"Well, I'm also his fans. But I feel strange after seeing my boyfriend's concert" Alana menghela nafas

Lixia tersenyum, "You start doubting your relationship ?

"Sort of" Jawab Alana pelan.

Lixia menggenggam tangan Alana. "Alana i saw my old self in you. I was doubting Jun, myself, tbh I doubt everything in our relationship. But I remember. That relationship is built by trust. Like Christina Perry said in this song"

Hi Neighbor! [SEVENTEEN FANFICTION]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang