Chapter 38

1.3K 139 6
                                        

Alana mengecek pergelangan tangannya, jam sudah menunjukkan pukul 9 malam. Maskapai Japan Airlines landing tepat waktu. Setelah menyelesaikan serangkaian proses imigrasi, Alana keluar dari terminal 1. Kepala nya celingak-celinguk mencari posisi manajer seventeen. Tidak berhasil, akhirnya dia duduk di salah satu kursi.

Handphone Alana berdering, "Annyeonghaseo, apakah Alana-ssi memakai jaket biru ?"

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Handphone Alana berdering, "Annyeonghaseo, apakah Alana-ssi memakai jaket biru ?"

"Benar, Manajer-nim ada dimana ?" Tanya Alana. Seorang laki-laki dengan handphone di tangannya melambaikan tangan. Alana lekas menghampirinya.

"Annyeonghaseo, saya Alana. Terima kasih sudah menjemput" Sapa Alana sambil membungkukkan badannya 90°.

"Annyeonghaseo, saya Young Hwan. Mari sebelah sini" Kata Manajer-nim.

Alana menggeret kopernya, mengikuti langkah manajer-nim. Begitu sampai di mobil, Manajer-nim membantu Alana memasukkan koper. Manajer-nim lalu duduk di kursi pengemudi.

Reflek Alana duduk di sampingnya. "Kau bisa duduk di belakang Alana-ssi "

"Anieyeo, saya duduk di sini saja hehe" Alana mengencangkan sabuk pengamannya.

Manajer-nim tersenyum, Mingyu ternyata berhubungan dengan anak yang sopan.

"Tidak ada yang tertinggal ? Kita berangkat ke hotel ya"

"Ne~" Sahut Alana. Jujur hati Alana sebenarnya tidak karuan. Karena baru kali ini dia bertemu dengan staff Seventeen dengan posisi dia sebagai pacar Mingyu. Banyaknya fanfiction yang dia baca mempengaruhi kondisi pikirannya.

Bagaimana kalau dia diculik lalu disuruh putus ?
Bagaimana kalau masa lalunya dikorek lalu dia disuruh putus ?
Bagaimana kalau-

"Bagaimana perjalanan tadi Alana-ssi ?"

Alana terjingkat, sedikit kaget dengan pertanyaan Manajer-nim karena dia sedang bergelut dengan pikirannya sendiri.

"Lancar, tidak ada turbulance manajer-nim"

"Japan Airlines memang tidak pernah mengecewakan sih"

"Begitu ya ? Saya baru pertama kali"

"Memang kalau ke Jepang sering menggunakan maskapai apa Alana-ssi?"

"Ini pertama kali saya Ke Jepang Manajer-nim "

"Wah kau pasti suka di sini. Musim dingin di Jepang selalu menyenangkan. Banyak makanan enak"

"Saya siap menerima rekomendasi makanan yang harus dicoba manajer-nim "

Manajer-nim tertawa "Mingyu sudah hatam, kau pasti aman jalan bersamanya"

Alana terkekeh "Mingyu oppa memang bisa diandalkan"

"Benar, tapi kalian harus hati-hati ya. Saling menjaga. Demi kebaikan bersama"

Hi Neighbor! [SEVENTEEN FANFICTION]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang