Seorang putri dari suatu kerajaan yang telah runtuh. Di kehidupan pertamanya dia dieksekusi bukan karena dia merupakan tahanan dari kerajaannya, tapi dia di eksekusi akibat tuduhan yang tidak ia perbuat. Berusaha mengejar cinta sang raja tanpa tahu...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
༶•┈┈⛧┈♛ Happy Reading Love
Orla duduk dengan rasa canggung, Orla hanya bisa terdiam apalagi ia harus duduk berhadapan langsung dengan Albern.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Suasana di dalam kereta kuda itu benar benar canggung tapi sepertinya rasa canggung hanya di rasakan oleh Orla sedangkan Albern terlihat sangat santai dengan keadaan mereka saat ini.
Sedangkan di luar kereta kuda Carlos dan Carl melihat Duke Albern dan Orla yang telah masuk mereka hanya bisa saling menatap bingung dengan tingkah sang tuan. Meskipun isi pikiran yang penuh dengan tanda tanya Carl dan Carlos terus melanjutkan tugas mereka dengan memerintah prajurit dan beberapa pelayan bersiap untuk berangkat. Setelah memberikan perintah Carl dan Carlos menaiki kuda mereka masing masing dan menjalankan kudanya di ikuti oleh prajurit dan pelayan lainnya.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
(Anggep gak ada saljunya yaa)
Rombongan Duke Albern mulai meninggalkan pusat kota wilayah Adalgiso. Di dalam Orla dan Duke Albern yang sedari tadi hanya diam. Duke Albern yang selalu menatap dalam pada Orla sedangkan Orla hanya menundukkan kepalanya. Sangat terlihat jika Orla lebih canggung dari sebelumnya akibat ucapan Duke Albern, Orla merasa harus benar benar menjaga sifat nya di depan Duke Albern.