13

165 16 3
                                        

Bayangan dimana andy begitu lemas terus berkecamuk di bayangan jisung dan jaemin, mereka terus melafalkan do'a karena takut terjadi sesuatu yang buruk terhadap anak nya...

" Bunna andy baik - baik saja, hanya saja andy lemas bunna... " Bayangan dimana andy terus meyakin kan jisung agar bunna nya itu tidak terus menerus menangis dalam perjalanan menuju rumah sakit...

Disini lah sekarang di rumah sakit desa, andy di periksa oleh dokter, setelah selesai memeriksa andy, jaemin dan jisung di ajak untuk ke ruangan dokter... Sementara andy dia di temani oleh jeno dan renjun, sedangkan mark dan haechan mereka membawa pulang anak - anak panti dahulu baru menyusul ke rumah sakit...

" Sebenar nya apa yang terjadi dengan anak saya dok, kenapa dia tiba - tiba lemas seperti itu... " Tanya jaemin

" Saya masih belum bisa memastikan apa yang terjadi kepada pasien, tapi saya saran kan agar pasien segera di bawa ke rumah sakit besar agar lebih jelas apa yang di derita, untuk sementara ini, saya hanya bisa menyimpulkan bahwa pasien terkena penyakit ALS dimana als adalah Penyakit sistem saraf yang melemahkan otot-otot dan memengaruhi fungsi fisik.

Pada penyakit ini, sel-sel saraf rusak, yang mengurangi fungsi pada otot yang disuplai. Penyebabnya tidak diketahui.

Gejala utamanya adalah otot melemah, tapi itu hanya sebuah pemikiran saya saja, mengingat apa yang di alami oleh pasien mengarah ke situ... " Jelas dokter panjang lebar

Jisung yang mendengar itu sudah lemas, bahkan dia sudah mau terjatuh jika tidak di pegangi oleh jaemin... " Ga mungkin pak jaemin, ga mungkin, andy baik - baik saja kan pak... Hiks hiks, andy... Hiks hiks... " Isak jisung dalam pelukan jaemin...

" Baik lah, kalau begitu saya permisi dokter, saya akan langsung membawa andy ke rumah sakit besar, terima kasih... " Ucap jaemin lalu pergi...


Di ruangan andy :

" Anak nakal, kenapa diam saja jika sedang sakit hah, mau papah jewer kamu... " Ucap jeno sambil menjewer pelan telinga andy...

" Awww, papah sakit, tante njun lihat papah nakal... " Adu jisung kepada renjun

" Lepasin tangan lu dari anak kesayangan gua jeno... " Ucap renjun sinis

" Iya - iya, galak banget si... " Ucap jeno

" Jangan sakit lagi ya andy, papah khawatir sama kamu, papah ga mau kamu kenapa - napa, jadi tolong jangan diam saja jika kamu sakit... " Lanjut jeno sambil mengusap kepala andy pelan... 

Cklek... Jisung dan jaemin membuka pintu ruangan andy, mreka berdua masuk dengan keadaan sudah baik...

" Ayah, bunna... Apa andy sudah boleh pulang... " Tanya andy saat melihat jaemin dan jisung

" Boleh, tapi sebentar lagi soalnya masih ada yang harus di urus... Apa kamu sudah enakan nak... " Tanya jaemin

Andy hanya mengangguk, sementara jisung dia terus mengusap kepala andy lembut... " Ke depan nya, jangan pernah memendam semua nya sendiri ya, bunna tidak mau andy seperti ini, bunna juga sudah putuskan untuk ikut dengan andy di rumah ayah, jadi bunna bisa jaga andy... " Ucap jisung pelan...

Mendengar itu sontak andy sangat terkejut tapi sekaligus senang, karena dia jadi tidak sendiri lagi saat di rumah ayah nya yang besar itu. Karena jika sang ayah ada meeting mendadak pasti andy akan di rumah itu sendiri, opah dan omah nya tentu mereka di rumah utama jadi tidak tinggal bersama jaemin...

" Bunna serius, bunna mau tinggal di rumah ayah sama andy... " Tanya andy antusias

Jisung mengangguk sambil terus mengusap kepala andy penuh sayang... Begitu juga jaemin, dia terus memberikan senyuman kepada anak nya...


Malam hari :

Setelah selesai makan malam, semua nya berkumpul di ruang tamu, tanpa andy uang sudah tidur...

Terlihat wajah mereka semua yang terlihat sangat pucat, terlebih jisung yang terus menangis jika mengingat apa yang dokter ucapkan tadi, walau perkiraan tapi jisung tidak bisa membayangkan bagaimana jika itu terjadi, sedangkan apa yang andy alami mengarah ke sana semua...

" Jika memang itu keputusan yang terbaik, kak'mark akan dukung kalian, bagaimana oun semua demi kebaikan andy... " Ucap mark setelah mendengar penjelasan dari jaemin...

" Jie, tenang lah... Kita harus yakin bahwa semua akan baik - baik saja... " Ucap haechan yang menenangkan jisung

" Jie takut kak, jie takut, andy sejak kecil selalu pandai menyimpan rasa sakit, jie tidak mau jika andy kenapa - napa... Hiks hiks... " Jawab jisung pelan

" Jie, tenang ya, kita pastikan andy sembuh dan akan selalu mendapat kan kebahagiaan, dan aku pastikan aku akan penuhi semua kebahagiaan yang selama ini andy tidak dapat kan... " Jaemin menenangkan jisung dengan pelan...

Sementara itu renjun menepuk lengan jeno pelan, renjun tahu jika jeno juga sama seperti jisung, dia juga takut bahkan dia juga sedih, tapi jeno hanya diam, berusaha untuk baik - baik saja...

Jeno yang mendapat tepukan di lengan nya hanya menengok dan tersenyum ke arah renjun...

🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🐯🦊🐶🐻🐰🐬🐭🐯🦊🐶🐻🐰🐬🐭🐹🦊🐶🐻🐰🐬🐭🐹🦊🐶🐻🐰🐬🐭

Hay... Heee ma'af ya aku lama banget up nya...

Tentang diaCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang