14

124 11 3
                                        

Kini semua di kamar nya masing - masing, dengan pikiran nya masing - masing... " Kak' mark apa andy bisa sembuh, echan takut kak, walau echan berusaha menguatkan jisung, tapi tetap echan juga takut jika andy kenapa - napa, hiks hiks... " Isak haechan kepada mark...

" Tenang lah, kita harus yakin bahwa andy akan baik - baik saja, kita juga do'a kan agar andy sehat... " Jawab mark lembut...

Di kamar jisung masih terus menangis, dia di tenangin oleh renjun yang kebetulan sekamar dengan jisung... " Jie, tenang lah, kita harus yakin bahwa andy akan baik - baik saja, kita harus do'a kan andy... " Ucap renjun kepada jisung, sementara jisung dia hanya mengangguk karena memang tidak ada orang tua yang akan baik - baik saja jika anak nya sakit...

Di kamar andy, terlihat jeno sedang mengelus lembut kepala andy, jeno terus mengusap lembut bahkan sesekali dia mengusap air mata nya yang jatuh begitu saja... " Jagoan papah, anak pinter, seneng banget si bikin papah nya sedih, hmm, jahil banget si anak ganteng ini... ( Hening sesaat ) Andy, sehat terus ya nak, papah tidak akan bisa mema'afkan diri papah jika andy kenapa - napa, hiks hiks, papah janji, papah akan turutin apapun yang andy mau, termasuk kembali ke kota, andy harus sehat, karena papah tidak bisa jika tidak ada andy, sembuh ya nak hiks hiks... " Ucap jeno lembut sambil mengelus lengang andy...

Di luar nampak jaemin yang akan masuk, tapi dia urungkan karena melihat jeno yang tengah mengelus lengan andy sambil terisak pelan, jaemin bersyukur andy memiliki banyak orang yang menyayangi nya, saat dia tidak ada bersama andy di masa pertumbuhan nya, andy sudah di kelilingi orang yang sangat menyayangi nya... " Terima kasih jen, terima kasih karena sudah menyayangi andy seperti anak kamu, aku janji kepada kalian, andy pasti sembuh... " Gumam jaemin...

Pagi hari :

Semua sudah bangun dan sudah berada di ruang makan, hanya andy yang belum turun... " Andy belum turun jie, tumben biasa dia paling heboh jika sarapan... " Tanya haechan

" Entah lah, sebentar jie lihat dulu... " Jawab jisung, saat jisung akan ke kamar andy, jaemin keluar dari kamar andy...

" Apa andy sudah ada di ruang makan... " Tanya jaemin

Mendengar pertanyaan jaemin tentu membuat jisung bingung, dia ke kamar andy karena ingin melihat anak nya, tapi kenapa andy tidak ada di kamar...

Jisung langsung masuk ke dalam kamar andy, dan benar saja andy tidak ada...

Seketika langsung panik lah jisung dan jaemin, memberi tahu ke pada yang lain bahwa andy tidak ada...

Tidak lama jeno datang dia sudah tahu kemana andy, pasti ada di toko nya, karena kunci toko jeno tidak ada, pasti andy yang membawa nya... " Aku tahu dimana andy, ku ke toko dulu ya... Kalian nanti menyusul saja... " Lanjut jeno pergi ke toko nya...

Benar saja andy sudah ada di toko, dia sudah membersihkan semua nya, bahkan saat jeno masuk andy malah tersenyum seolah tidak terjadi apa - apa... " Anak nakal ini... " Gumam jeno

Jeno hanya tersenyum dia juga tidak bertanya kenapa andy melakukan ini, tapi jeno justru terus bersikap seperti tidak terjadi apa - apa, agar andy juga tidak merasa sedih...

Pelanggan hari ini sangat ramai seperti biasa nya, jeno dan andy juga terus melayani custemer dengan baik, sesekali jeno mengingat kan andy agar tidak terlalu capek. Dan meminta agar andy menuruti nya...

Di rumah :

Jisung terus melamun, dia terus memikirkan andy...

Tok tok tok... Suara ketukan pintu membuat lamunan jisung buyar, tapi bukan jisung yang membuka pintu melainkan sion... ( Disini aku buat sion seumuran dengan andy, dan juga sebagai orang yang dekat dengan andy semenjak andy di kantor ayah nya... )

" Selamat siang om... " Sapa sion saat melihat jaemin keluar membuka pintu...

" Loh, sion... Kamu datang kesini, kamu kesini dengan siapa, ayo masuk... " Jawab jaemin dan mempersilahkan sion masuk... 

Setelah sion masuk dan duduk sion awal nya bertanya dimana andy, setelah itu sion memberikan sebuah kertas, dimana itu adalah hasil test andy, dimana andy benar sakit...

Awal nya jisung dan jaemin tidak percaya tapi sion menceritakan semua nya dengan detail kepada semua orang yang ada di rumah itu...

Tentang diaCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang