Untuk book ini aku mau selesain dulu, jadi mau aku bikin 2 gitu, soalnya banyak yang kurang bagus menurut aku, jadi aku mau akhirin di beberapa chap, trus sisa nya aku mau rapihin lagi baru aku up di yang ke 2 nya...
Semenjak itu jaemin menjadi murung kembali, padahal ketika ada jisung. Jaemin menjadi anak yang ceria, bahkan sesekali jisung kuga di ajak oleh jaemin ke rumah nya, orang tua jaemin juga sangat senang dengan jisung, anak nya pintar dan juga sopan, apalagi mamah nya jaemin, dia sangat senang kepada jisung, dan saat jisung tidak bersekolah lagi disana dan jaemin menjadi pendiam lagi, disitu mamah nya jaemin merasa sedih kembali...
Jaemin benar - benar menjadi pendiam, bahkan sampai lulus SMA pun jaemin tetap menjadi anak pendiam...
Sampai dimana dia bertemu dengan seseorang di taman yang tengah menendang - nendang kerikil seperti kesal, namun karena jaemin sedang tidak baik - baik saja, dia sedikit lemas, dan pas anak itu menendang krikil kena jaemin, disitu lah jaemin pinsan, dan di bawa oleh anak itu ke rumah sakit...
Iya, sebenar nya saat jaemin sadar dan mendengar semua penjelasan dari renjun yang saat itu menjelaskan tentang jisung, jaemin sudah sangat yakin jika dia adalah jisung nya, jisung yang menjadi teman nya saat kecil, maka dari itu jaemin langsung mencari tahu tentang jisung, karena sekalian meminta data tentang jisung yang bekerja di perusahaan nya, jaemin juga meminta seseorang mencari tahu tentang jisung...
Dan pada saat jaemin dan renjun sering ke panti, adalah untuk mencari tahu tentang jisung...
Dan ternyata selama ini jisung tidak di adopsi, tapi dia tertabrak mobil saat dia akan pulang dari sekolah, dan itu menyebab kan jisung hilang ingatan, dan yang mengadopsi jisung pun enggan menerima jisung, alhasil jisung hanya di panti dan pindah sekolah di tempat lain...
Jaemin merasa sakit, kenapa jisung selalu membuat nya khawatir, tapi sekarang dia terasa sangat senang melihat jisung yang selalu tersenyum, walau dia tidak ingat siapa jaemin...
Bahkan rencana jaemin menjadikan jisung sekertaris adalah untuk lebih dekat dengan jisung...
Jaemin benar - benar ingin membuat jisung mengingat semua tentang diri nya, tapi jisung tidak menunjukan sama sekali bahwa dia mengingat jaemin...
Jaemin selalu mengajak jisung kemana pun dia pergi dengan alasan meeting, tapi di setiap selesai meeting jaemin selalu membawa jisung ke tempat - tempat yang memberikan kenangan saat mreka kecil seperti taman, dan selalu datang ke sekolah - sekolah untuk membantu mreka sekolah gratis...
Tapi jisung tetap seperti biasa, entah hanya jaemin saja yang merasa bahwa jisung benar - benar tidak mengingat nya atau memang jisung juga mengingat nya hanya saja diam...
Flashback off :
Waktu menunjukan pukul 17:00 semua karyawan sudah pulang termasuk jisung, sebenar nya jisung dia kepikiran sesuatu yang dia temukan di meja jaemin tadi sore sebelum pulang, jisung menemukan gantungan kunci yang dia juga punya, persis seperti yang dia punya...
Tapi saat jisung memikirkan nya jaemin memanggil nya dan jisung pun langsung bergegas menyelesaikan pekerjaan nya...
" Kenapa gantungan kunci itu mirip sekali seperti yang aku punya, sedangkan gantungan itu aku punya sejak aku kecil, mungkin pak jaemin juga membeli nya waktu kecil... Sudah lah aku lebih baik bergegas pulang, karena malam ini kak'mark bakal teraktir makan sama anak - anak... " Ucap jisung yang bergumam sendiri...
Sesampai nya di rumah, jisung langsung bersih - bersih dia juga mengobrol dengan adik - adik nya, membantu mengerjakan tugas nya dengan mengajari mreka...
" Kak' mark pulang...
Sama kak'haechan juga... " Teriak tristan...
Mark dan haechan datang dan masuk, jisung sedikit kaget karena adik - adik nya sangat dekat dengan haechan apa haechan sering ke rumah saat jisung masih di kantor...
" Tunggu, kenapa adik - adik sangat akrab dengan echan... " Tanya jisung kepada mark
" Tentu saja, kak'echan kan sering ke sini, iya kan kak... " Jawab salah satu anak lain...
Jisung hanya dia memandang mark sinis, mark yang di tatap jisung langsung mendekap adik nya dan menjelaskan semua nya...
Mreka kini tengah makan malam, suasana begitu ramai bahkan haechan juga sudah sangat terbiasa dengan suasana di rumah...
Sampai tiba - tiba hape jisung berbunyi yang menampilkan nama bos nya pak' jaemin...
" Jangan bilang bos kamu minta kamu menjemput nya... " Ucap haechan
Jisung hanya mengangkat bahu nya, dna langsung mengangkat telpon...
Via telp :
🐰 : jaemin
🐭 : jisung
🐭 : hallo pak, ada yang bisa saya bantu ?
🐰 : jie, apa kamu benar jisung, jisung ku yang aku cari...
🐭 : pak, ma'af apa bapak mabuk
🐰 : tidak, saya tidak mabuk, kamu jisung ku, harus selalu bersama aku, jangan pergi lagi...
🐭 : tunggu saya di tempat bapak, jangan pergi kemana - mana...
Jisung mematikan telpon itu dan langsung bergegas ke tempat dimana jaemin berada...
Di club malam, jaemin kini tengah tertidur, karena mabuk parah, jisung membawa jaemin ke mobil nya dang membawa nya ke rumah jaemin...
Jisung sangat kesusahan membawa jaemin yang terus saja mengoceh,
Kini mreka sudah di tempat jaemin, jisung sudah membantu jaemin untuk tidur, namun saat jisung akan pergi, jaemin malah menarik jisung, jisung yang sedikit limbung akhir nya terjatuh di atas tubuh jaemin...
Dan terjadi lah sesuatu yang bisa kalian bayangkan...
Pagi hari :
Jaemin sudah bangun, tapi dia terbangun karena mendengar suara tangisan seseorang,
Jaemin masih mengumpulkan nyawa nya untuk melihat siapa yang menangis, dan betapa kaget nya jaemin saat melihat jisung di samping nya tengah menangis, dengan badan yang di tutupi selimut...
Jaemin mengingat - ingat apa yang terjadi semalam dan benar saja, jisung langsung menangis sejadi - jadi nya... Dia menangis kala jaemin mulai menenangkan nya, jisung menghindari jaemin...
Jaemin benar - benar bingung harus bagaimana, dia sangat menyesal karena telah melakukan itu terhadap jisung...
Setelah beberapa waktu, jaemin memutuskan untuk mengantar jisung ke rumah nya, hari ini jisung tidak bekerja dulu, jaemin juga mungkin akan ke kantor siang...
Jisung sangat sedih, dia benar - benar seperti seseorang yang menahan marah, tapi jaemin juga tidak bisa untuk diam saja, dia berkali - kali meminta ma'af kepada jisung, tapi jisung hanya diam...
Setelah sampai jisung langsung masuk begitu saja, di rumah juga tidak ada siapa - siapa, jadi jisung langsung masuk ke dalam...
Setelah mengantar jisung ke rumah jaemin langsung ke kantor, dia benar - benar menyesal telah melakukan hal itu kepada jisung, sekarang jaemin yakin jisung akan benar - benar keluar dari perusahaan nya karena kelakuan nya... Jaemin benar - benar menyesal...
" Kau bodoh jaemin... Kau bodoh... " Ucap jaemin di mobil saat kembali mengingat kejadian dia bersama jisung...
Sementara di rumah jisung hanya diam dan kembali menangis, tapi setelah itu jisung langsung istirahat dan akan melupakan semua nya, dan menyelesaikan pekerjaan nya, lalu pergi meninggalkan jaemin...
KAMU SEDANG MEMBACA
Tentang dia
Teen Fiction( revisi ) cerita sebelum nya aku ga nemu feel nya, jadi aku rombak semua nya... semoga suka semua...
