10

136 17 6
                                        

" sedang apa kamu disini jeno, kenapa tidak masuk... " Tanya renjun yang menemui jeno di luar

" Aku hanya ingin mengantar andy bertemu ayah nya, jadi untuk apa aku masuk... " Jawab jeno santai

"apa kamu benar - benar tidak ingin mengatakan sesuatu jeno.. Tanya renjun lagi...

" Apa yang harus aku katakan, bahkan anda saja hanya atasan buat saya, sudah lah, saya mau pergi, menyebal kan sekali... " Jawab jeno lalu melangkah pergi...

Renjun yang di tinggalkan jeno begitu saja mulai geram... Tidak lama renjun pun pergi untuk lari pagi... " Menyebalkan sekali si dia, kenapa dia selalu membuat aku emosi, hah... Jeno sialan... " Umpat renjun sambil berlari...

Hari semakin siang, andy dan jaemin terus bersama, andy juga sudah meminta izin kepada jisung untuk pergi berjalan - jalan sebentar keliling desa bersama jaemin...

Baik jaemin maupun andy mreka sama - sama bahagia, andy terus tersenyum, sayang nya di desa tidak ada mall, jadi jaemin hanya di ajak andy keliling desa...

Waktu sudah menunjukan pukul 12:00 andy pun pulang, saat sampai rumah jisung tengah menyiapkan makan siang

" Andy pulang... Bunna... Bun... " Teriak andy saat sudah sampai rumah sementara jaemin menunggu di luar...

" Iya, apa nak, ya ampun ko sampe siang si main nya, udah makan siang belum... " Jawab jisung menemui andy ke ruang tengah...

" Bunna ayah mau pamit, dia ada di luar... " Ucap andy to the point

Jisung melihat ke luar dan benar saja di luar ada jaemin yang tengah duduk di teras... " Andy sekarang cuci tangan dulu, siapkan piring lagi... " Ucap jisung lalu pergi ke luar menemui jaemin...

" Pak' jaemin... Terima kasih sudah mengajak andy jalan - jalan... Hmm, saya dengar hari ini bapak akan kembali ke kota... " Jisung berbicara kepada jaemin yang tengah duduk...

" Ahh, jie... Hmm, iya, hari ini aku rencana akan pulang dengan renjun..." Jawab jaemin kaku

" Pak, apa bapak sudah makan siang, kebetulan hari ini saya masak banyak, mari kita makan siang bersama... " Ajak jisung

" Ahh, terima kasih. Tapi saya tidak enak, apalagi tidak ada siapa - siapa disini... " Jawab jaemin sungkan

" Kata siapa tidak ada siapa - siapa disini, ada aku disini... " Ucap jeno yang tiba - tiba keluar

" Ada andy juga... " Lanjut andy sambil tersenyum...

Jaemin yang terkejut melihat jeno dan andy yang muncul tiba - tiba, hanya bisa terkekeh di tambah tingkah andy yang sangat lucu...

Andy sudah SMA tapi masih lucu, jaemin tidak bisa membayangkan betapa lucu nya andy saat dulu...

Beberapa bulan kemudian :

Semenjak itu jaemin dan andy semakin dekat, bahkan ayah dan anak itu sering berkomunikasi, orang tua jaemin juga sudah tahu jika jisung masih ada dan andy cucu nya juga masih ada... Bahkan orang tua jaemin juga sering berkunjung ke rumah jisung di desa, hanya saja andy yang selalu menolak jika di ajak untuk ke kota, andy selalu bilang nanti saja sekalian andy magang di sana, jadi orang tua jaemin hanya bisa menuruti apa keinginan andy...

Jisung juga senang, karena diam - diam jaemin kembali memberi perhatian kepada jisung, tidak lupa sesekali jaemin juga masih bertukar pesan dengan jisung...

Jaemin masih berharap jisung bisa kembali bersama dia, tapi jaemin tidak ingin memaksa, jika di tanya kepada andy, andy juga sangat ingin ayah sama bunna nya bisa berbaikan, tapi andy tidak mau banyak berharap...

Setelah melewati beberapa bulan, akhir nya andy datang ke kota, untuk magang di perusahaan ayah nya...

Di rumah jaemin :

Jisung, mark, haechan dan jeno kini berada di rumah jaemin, mreka mengantarkan andy untuk mulai kuliah dan magang di perusahaan jaemin...

" Ayah, apa andy boleh sesekali ke desa untuk bertemu bunna... " Tanya andy pelan saat semua nya sedang bersantai di ruang tamu...

" Tentu saja nak, baik kamu maupun bunna kamu, atau kak'mark, haechan, bahkan papah jeno pun boleh jika ingin berkunjung kesini... " Jawab jaemin...

" Kesini lah, opah ingin memeluk cucu opah yang ganteng ini... " Ucap siwon...

" Ahh, kenapa si kamu ini lucu sekali seperti omah... " Tiffany sangat gemas kepada cucu nya ini...

" Omah, andy itu sudah kuliah, jadi andy bukan anak kecil lagi... Jadi andy itu kren, bukan lucu... " Jawab andy

Mendengar itu semua hanya terkekeh karena sungguh suasana seperti ini lah yang keluarga jaemin ingin kan...

Di saat smua sedang berbincang tiffany mengajak jisung untuk masuk ke ruangan nya... " Jie, terima kasih ya sayang, mamah benar - benar bersyukur dan berterima kasih kepada kamu, karena kamu sudah membawa kembali kebahagiaan itu, jie... Mamah harap kamu bisa kembali bersama jaemin, mamah tidak memaksa. Mamah hanya berharap semoga kamu bisa kembali bersama jaemin... " Ucap tiffany lembut

" Mah, jie juga senang akhir nya mamah sama papah bisa kembali tersenyum, mamah jangan terlalu banyak berpikir yang lain ya, sekarang andy sudah disini, jie titip andy ya mah... " Jawab jisung lembut lalu memeluk tiffany...

Jisung senang karena ternyata keluarga jaemin masih tetap menyayangi diri nya dan yang lain, bahkan menerima andy dengan sangat baik...

Tentang diaCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang