Saat jeno pergi untuk berbelanja tidak lama datang renjun masuk ke toko tersebut untuk membeli minum...
" Papah kenapa kembali lagi, apa ada yang terting... gal... " Ucap andy tapi saat melihat siapa yang masuk andy kaget... " Ah, ma'af tuan saya kira papah saya balik lagi, tapi ma'af tuan toko saya baru buka, jadi masih rapih - rapih... " Lanjut andy
" Jisung... " Gumam renjun
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
" Permisi tuan, apa tuan baik - baik saja... Sebentar... ( Andy keluar dan memberikan minuman untuk renjun ) Ini minum lah... " Lanjut andy
Renjun menerima nya dan membayar langsung, tapi saat renjun akan keluar toko, jaemin masuk dan sama seperti renjun, jaemin juga kaget karena melihat andy yang sangat mirip dengan jisung dan diri nya...
Jaemin terus menatap andy, melihat jaemin terus menatap andy, renjun langsung membawa jaemin keluar. Jujur renjun tidak tahu tentang andy, dia hanya tidak enak karena jaemin menatap nya terus...
Tidak lama jaemin dan renjun pergi, jeno juga sampai di toko... " Andy apa tadi sudah ada custemer, apa kamu kerepotan... " Tanya jeno
" Tidak papah, tadi hanya ada orang yang beli minuman, mana sini belanjaan nya, biar andy rapihkan... Papah istirahat saja... " Jawab andy lalu merapihkan barang...
Sementara di luar renjun dan jaemin masih mencerna apa itu jisung atau bukan...
" Jun, lu liat sendiri kan itu jisung, itu pasti jisung kan, njun itu jisung kan njun... " Ucap jaemin
" Lu tuh sadar ga si, itu tuh anak - anak lu kira jisung vampir ga tua - tua... Tapi kalo dia anak lu bisa jadi jaemin... " Jawab renjun kesal karena jaemin yang panik
Lalu datang beberapa anak remaja yang lewat di depan mereka... "Hey, nak om boleh bertanya... " Ucap jaemin...
" Iya om, ada apa... " Jawab seorang anak yang di panggil jaemin
" Apa kalian kenal dengan anak remaja yang bekerja di toko situ... " Tanya jaemin kepada anak itu
" Ohh, itu kak'andy dia orang nya baik, pintar lagi, dia bukan bekerja disitu om, tapi dia bantu papah nya, toko itu punya papah nya... " Jawab anak itu
" Andy, tapi kalau dia yang punya toko, kenapa dia tidak sekolah... " Tanya renjun yang juga kepo
" Dia sekolah ko om, bahkan dia murid yang pintar, aku juga dengar kak'andy akan ikut test magang dan kuliah beasiswa di kota... " Jawab anak itu lagi...
Jaemin dan renjun saling tatap, tanpa ragu lagi jaemin yakin itu adalah jisung, tapi jaemin berpikir apa jisung sudah menikah...
" Yasudah ini buat kalian jajan, terima kasih ya... " Ucap jaemin kepada anak itu dan memberikan beberapa lembar uang ratusan ribu kepada anak - anak itu...
Setelah itu jaemin langsung mengajak renjun ke sekolah SMA lagi untuk memastikan apa ada siswa yang bernama andy...
Setelah sampai di sekolah, jaemin langsung bertanya kepada kepala sekolah... " Bagaimana pak, apa saya boleh melihat semua daftar peserta, dan ma'af apa disini ada siswa yang bernama andy... " Tanya jaemin kembali
" Ini semua daftar peserta nya pak jaemin, dan untuk siswa yang bernama andy, itu ada, tapi dia mengundurkan diri karena bunna nya yang tidak menyetujui nya, saya juga sudah berbicara dengan wali kelas nya, bahkan wali kelas nya sangat menyayangkan jika dia tidak ikut, karena wali kelas andy sangat yakin bahwa andy akan di terima untuk magang, dan mendapat beasiswa kuliah... " Jawab pak kepala sekolah dan menjelaskan semua nya...
Jaemin kaget dia terus memandangi fhoto andy, andy sangat mirip dengan jisung, orang yang selama ini dia cari, tapi di saat jaemin yakin bahwa andy adalah anak nya bersama jisung. Lalu siapa lelaki yang di bilang anak tadi sebagai papah nya, apa benar jika jisung sudah bersama pria lain...
Renjun menenangkan jaemin, mereka pun pamit kepada kepala sekolah dan meminta acara nya di undur besok...
Sore hari :
" Andy... Lihat nak, test nya di undur besok, jadi kamu bisa ikut test nak, papah harap kamu ikut ya nak... " Ucap jeno yang menunjukan pesan dari wali kelas andy
Sementara andy hanya diam tersenyum lalu menatap jeno... " Papah, makasih papah selalu dukung andy, andy sudah putusin untuk tidak ikut test itu, andy tidak mau papah sama bunna berantem terus, pah sudah ya, jangan bahas itu lagi, andy selalu sesak jika bahas itu... " Jawab andy sedikit sedih
" Andy... " Ucap jisung yang berdiri di pintu...
" Bunna... " Jawab andy yang menengok ke arah jisung
" Kamu boleh nak ikut test itu, bunna tidak akan melarang kamu nak... " Lanjut jisung
Andy hanya diam, dia sungguh sudah tidak ingin ikut test itu lagi... " Tidak perlu bunna, andy sudah tidak ingin mengikuti test itu lagi, jadi bunna dan papah jangan bahas itu lagi ya... Hmm, andy mau antar pesanan ini dulu ya, tadi ada yang pesan beberapa minuman, andy pergi dulu ya bun, pah... " Jawab andy yang langsung pergi membawa beberapa barang pesanan orang...