Author POV
Setelah mendarat di New York, Chelsea dan keluarganya langsung dijemput oleh rekan bisnis papanya. Mereka menginap di apartment papa Jack di New York.
"Gak usah dipikirin lagi, Chels. Percaya deh sama gue kalau Boy bakal nyusul lo." ucap Jack sambil menyeret koper.
"Paling dia juga kawin sama Amanda." ceplos Chelsea.
Pletak!
Jack menjitak kepala Chelsea, "Geram deh gue sama lo, udah gue bilang dari kemarin-kemarin astaga. Boy. Gak. Bakal. Sama. Amanda. Lagipula Amanda udah sama Lucas." ucap Jack kelepasan.
"Yaudah." ucap Chelsea.
"LUCAS!? SAMA AMANDA!? BERARTI BOY GAK SAMA AMANDA!?" teriak Chelsea mengundang perhatian semua orang di bandara.
"Gila, lo bikin malu gue aja." ucap Jack menutupi kepalanya dengan koper lalu pergi meninggalkan Chelsea.
"Bego lo tai. Koper segede gaban lo angkat untuk nutupin muka." ucap Chelsea berjalan menghampiri Jack.
"Woy! Jack! Chelsea! Cepetan ya elah, gue udah capek nih!" omel Nash.
"Bacod lo! Tengok bule juga ijo tuh mata!" cibir Jack.
Nash tak menghiraukan perkataan Jack dan langsung duduk di kursi mobil. Mereka menelusuri jalan di New York. 30 menit kemudian, mereka sampai di apartment dan langsung beristirahat.
"Chelsea! Bangunn, nakk! Ada yang mau ketemu kamu tuh," ucap mama Chelsea membangunkan Chelsea.
"Hmm, aku gak ada teman di sini, ma." ucap Chelsea setengah sadar.
"Cepetan tuh, nanti keburu pergi," ucap mama Chelsea.
Tiba-tiba, pikiran Chelsea tertuju kepada Boy. Chelsea langsung terbangun dari tidurnya dan merapikan rambutnya. Lalu dia pergi menemui orang itu.
"SUMPAH DEMI APA KALIAN KE NEW YORK!?" teriak Chelsea tak percaya melihat semua sahabatnya berada di hadapannya sekarang.
"Suaraa ya, Chels! Iya dong, kami mau kasih surprise ke lo!" ucap Katty.
"Gue senang banget, bego! Kalian gak bilang-bilang, tai!" ucap Chelsea dengan nada girang.
"Kami mana mau pisah sama lo. Kami udah bayangin tuh kalau lo di New York gimana," ucap Pricilla berandai-andai.
"Apaan sih," ucap Camilla geram sendiri.
"Kalau Chelsea di sini, terus dia ketemu cogan gimana?" ucap Pricilla.
"Bego lo, tai." ucap Ashley menoyor kepala Pricilla.
"Sebego-begonya gue, lebih bego lo, tai! Nilai mat lo aja 45. Gue!? 50, sis!" ucap Pricilla heboh.
"Uuu! Kawan-kawan gue bego-bego semua!" teriak Chelsea.
"Chels, lo belum mandi ya?" tanya Ashley polos.
"Belom. Kalian datangnya kepagian sih," jawab Chelsea.
"Mandi sana, bau tau." ucap Camilla menutup hidung.
"Yaudah gue mandi dulu, bhay kawan-kawan!" ucap Chelsea mengambil handuk.
Chelsea yang sudah siap membersihkan diri langsung menghampiri sahabat-sahabatnya yang sudah memakan snack yang ada di apartment Chelsea.
"SNACK GUE!!" teriak Chelsea dramatis.
"Mati kita. Mampus dah. Singa ngamuk." ucap Katty tak kalah dramatis.
KAMU SEDANG MEMBACA
From A Little Drink
Novela JuvenilChelsea tak bisa hidup dengan tenang sejak Boy pertama kali menjaili Chelsea, dan Chelsea selalu menganggap Boy adalah musuh bubuyutannya. Namun, siapa sangka bahwa mereka akan bersatu oleh karena sebuah 'Minuman'? ------/30-03-16\------
