Pagi menjelang aku terbangun dari tidurku masih dengan posisi memeluk gre dari belakang tubuh gre masih berbalut selimbut tebalku sampai sebatas leher aku yakin pasti gre belum memakai bajunya... aku masih betah memeluk tubuh gre seperti ini rasanya aku masih malu akan tidakan tadi malam yang aku lakukan pada gracia... entah aku harus apa saat gre mulai terbangun nanti... selang beberapa menit aku melamun tiba tiba saja tubuh gre bergerak, aku langsung memejam kan mataku pura-pura tertidur... kini gre mengeluarkan tanganya dan mulai kembalikan badannya ke arahku... aku bisa merasakannya karna kini hembusan nafas gre tepat menerpa setiap inci wajah ini... tiba tiba saja benda kenyal menempel sembentar di bibirku aku tau itu pasti bibir gre...
"Selamat pagi kak ve.. belum bangun yah? Syukur deh kalo gitu..." seru gre mengusap pucuk kepalaku dan mulai beranjak dari tempat tidur
Aku mengintip dari celah mataku sedikit... aku menatap tubuh gre yang neked setengah badan ia memunguti bajunya yang tercecer di lantai dan masuk ke kamar mandi.. pemandangan itu sontak membuat dada ini miris sedikit... dari pada aku terus terusan seperti ini lebih baik aku turun dan menyiapkan sarapan pagi untuk gre dan aku.. hari ini hari minggu dan ART ku libur karna tugas ART ku hanyalah menjaga rumah ini saat aku dan gre sekolah dan tentu saja mengurus segala pekerjaan rumah yang tak bisa ku hendel namun karna hari minggu aku dan gre akan full ada di rumah maka aku menyuruh ART ku libur...
Aku menyiapkan 2 gelas susu putih di atas meja dan 2 buah piring nasi goreng ya sarpaan yang cukup untuk ku dan grecia hari ini saat aku berniat naik ke lantai dua menyusul gre tiba-tiba saja seseorang memelukku dari belakang ya aku tau itu pasti gree...
"Pagi kaa..." serunya manja...
Yatuhaan sejak kapan adikku menjadi manja seperti ini apa karna kejadian semalam ia menjadi seperti hipper protektif kepadaku? Tapi aku suka jika gre mulai manja seperti ini...
"Pagi gree.." jawabku sambil memegang tangan gre yang melingkar di perutku...
"Sarapannya udah siap ka? Tapi ko ada bau bau aneh ya... emm bau kaka nih belom mandi... gre sih udah wanggi kaka nih masih bau" keluh gre mengendus endus tubuhku terus diakhiri dengan tindakan ia menutup hidungnya...
"Iish kaka kan belom mandi karna kamu di dalam kamar mandi tadii..." jawabku...
"Yaudah deh ia... sekarang kaka mandi gih... gre tunguin kaka mandi terus makan bareng ya" tutur gre mendorong tubuhku...
"Jangan lupa beresin kamar kamu gre berantakan bangget tuh.. pokoknya kalo kaka udah beres mandi kamar kamu harus udah rapih ya..." seruku
"Ia ka ia... gre tau.. udah sana mandi" usir gre padaku...
"Awas ya kalo ga beres kaka gaakan mau sarapan sama kamu" seruku meninggalkan gre ke lantai dua
"Ia Iish baweel" keluh gre masih terdengar di telinggaku
Setelah aku selesai dengan kegiatan bersih-bersihku dan juga gre yang sudah selesai membereskan kamarnya kami berdua langsung duduk di meja makan menyantap hidangan sarapan pagi yang aku buat... gre memakan sarapannya sambil terus bermain game dalam hpnya aku masih asik memperhatikan tinggkahnya hingga perhatiaanku beralih pada leher jenjang gre, ya sekarang gre mengikat rambutnya sehingga leher jenjang gre yang penuh dengan kissmarks yang ku buat kemarin terekspos dengan jelas... tapi bercak itu mulai berubah warna menjadi merah keungguan tapi tunggu lebih dominan unggu sih sebenarnya .. tanpa sadar aku mulai mengusap leher gre... gre mulai mengeliat geli karna ulahku...
"Apa ini sakit gree?" Tanyaku sambil terus mengusap lehernya
"..." gre mengantuk sambil menyuapkan nasi goreng ke dalam mulutnya
KAMU SEDANG MEMBACA
My Bidadari Senior (End)
Fanfiction"Haii junior ku, aku jatuh cinta padamu" - ve "Hai bidadari, apa kau di hukum? Kenapa masih di sini? Pulanglah ke kayangan, aku sayang kamu senior ku" - kinal (Ada beberapa part yang di private follow dulu ya )
