WARNING!!
First Story, jangan teruskan baca kalau sudah kejang2.
***
"Tujuan kita menikah demi orang tua, tapi gw gak akan mengekang lo, begitu juga dengan gw, kita tetap seperti ini, berteman seperti dulu, kita tetap jalani hidup kita masing-masing...
Alarm Jam 5 pagi sudah berbunyi, buru-buru jari lentik itu meraih ponselnya, mematikan alarm, dengan semangat langsung membersihkan diri, membuat sarapan untuknya dan suaminya. Nasi goreng telor ceplok dan potongan sosis, kesukaan Leon.
Hari ini dia memakai dress kerja barunya yang berwarna putih, dress pendek selutut sederhana dengan potongan A line dibagian pinggul kebawah, lengan sampai siku.
Rambutnya yang memang sudah bagus, hitam dan lebat sedikit bergelombang dibiarkan tergerai indah, memakai stiletto hitam dan tas kerja yang makin mempercantik penampilannya.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
'Akan aku permanis dengan sabuk warna hitam' ucap Sasha dalam hati.
"Harus bisa...." Gumam sasha menguatkan hati
Sebelum membuka pintu kamarnya dia menghirup napas dalam-dalam dan dihembuskannya perlahan sambil berdoa semoga langkahnya direstui oleh sang pemilik alam, berdoa dalam hati semoga Leonnya yang dulu kembali, Leon yang lucu, ceria, spontan dan jahil itu, kembali.
Jika aku ingin Leon berubah, maka aku harus berubah dahulu, menjadi sasha yang dikenalnya dulu yang cerewet saat dekat dengannya. akhir-akhir ini kami benar-benar sangat canggung. sungguh aneh...
"Selamat pagi Leon," sapa Sasha sambil menarik kursi dan meletakan tasnya, "mau aku ambilkan nasi gorengnya atau mau bungkus untuk bekal dikantor?" tanya Sasha perlahan, mencoba bersikap normal, semoga tidak disadari oleh Leon.
"Leon... Are you okay? Eh kok diem aja, kesambet ya?" tanya Sasha karena dari tadi Leon tidak bicara apa-apa hanya melihatnya.
"Kamu sakit Leon, pusing atau maag, mau aku ambilin obat?" tanya Sasha lagi sambil menempelkan punggung tangannya ke dahi Leon. Tidak panas kok.
"Aku gak papa, boleh sendokin nasi gorengnya?"jawab leon datar, "Going somewhere...?" tanya Leon.
"ya, meeting with a big client today with willy... Ada corporate dari jepang yang mau merambah area sumatra, cape banget dari 2 bulan kemarin siapin laporannya, riset sana sini, dan hari ini presentasinya, mudah mudah lancar." cerita Sasha, sambil siapin makan untuk mereka berdua. makan dalam diam.
"Besok Sabtu aku ada sedikit kerjaan, jadi tidak dirumah sampai sore, kalau mau jalan-jalan atau belanja pergi sendiri ya," ucap Leon sambil siap-siap berangkat kerja.