Status : Republish
Jadwal up date : Setiap Rabu
Genre : Romance
Plot : Plot maju mundur
---o0o---
Wedding reception of Celine & Arnold.
Venue Hotel Hyatt Jakarta
Time 18.00 s/d 23.00 WIB
Sudah berkali kali Sasha memantapkan diri di depan cermin, sambil memandangi tampilannya, gaun hitam -yang dibelinya dulu- dengan belahan sampai ke atas lututnya yang lumayan jenjang, dipadu dengan sepatu abu pucat yang sudah pasti akan menyiksa berjam jam nanti.
Make up dibuat sedikit dewasa agar serasi dengan gaun yang lumayan sexy ini. Lipstick merah yang sedikit berani, rambut dibuat lebih bergelombang, alisnya yang memang sudah bagus darisananya, dibiarkan alami tanpa dibentuk, clutch bag warna senada dengan sepatu yang ditaburi batu safir, memakai anting kecil sedikit panjang menimbulkan kesan glamor.
Perfect!
Sasha keluar menemui Leon, dia sudah siap, sangat rapi menggunakan Suit berwarna senada dengannya, rambut dibuat sedikit dibuat acak menampilkan gaya mudanya, Leon duduk disandaran sofa sambil memainkan gadgednya.
Tampan sekali si playboy satu ini.... Sasha mengaguminya dalam hati.
"Sudah siap Leon?" ucap Sasha, ooh Leon lebih tampan lagi dari dekat, kulitnya yang berwarna putih kontras dengan setelan suit hitam dan kemeja silvernya, begitu dandy.
Leon menghampiri Sasha setelah tertegun lama menatap wanita anggun yang berdiri dengan senyum sangat manis. Kemana saja Leon selama ini hingga melewatkan momen-momen perubahan Sasha dari gadis berseragam putih biru, putih abu-abuh, hingga mahasiswi kutu buku, berubah menjadi wanita anggun seperti ini.
"You're so gorgeous tonight, my lady...," ucapnya sambil memegang tangan kanan Sasha dan menciumnya.
ooh such a gentlemen... Gumam Sasha dalam hati, tersenyum simpul padanya.
"Thank you, and as you too sir...," ucap Sasha menggandeng tangan Leon. "Come on, go to party!!" mereka tertawa dan berjalan tetap sambil memegang tangan, untung jalanan tidak terlalu macet dan diselingi dengan banyak obrolan ringan yang membuat mereka tertawa.
***
Di pesta pernikahan Celine sudah ramai, teman-teman Sasha sudah berkumpul, akhirnya Sasha bergabung dengan mereka, karena Leon pamit ke kamar mandi.
"Wow Sha.... You're damn sexy...," ucap Marline hampir mengeluarkan bola matanya diiringi siulan siulan dan kerlingan dari temen-teman cowok dari kantornya.
Mulai deh nih cowok cowok kelakuannya aneh aneh... Gumam Sasha.
"Terima aja Sha, you're the star tonight, after the bride of course," bisik Marline disampingnya sambil tertawa, Sasha hanya mendengus.
"Kesini sama siapa Sha?" Marline celingukan mencari pasangan Sasha. "Pa Willy lagi di Sumatra kan Sha? hem padahal kan aku tampil cantik biar bisa dilihat dia" dasar Marline ini, tapi Sasha juga berdoa semua kedua teman baiknya ini, klik suatu saat.
"Aku kesini sama Leon, dia pamit ke toilet tadi."
"Kirain masih seneng jalan sendiri sendiri aja.... "
KAMU SEDANG MEMBACA
My Serendipity
RomantikWARNING!! First Story, jangan teruskan baca kalau sudah kejang2. *** "Tujuan kita menikah demi orang tua, tapi gw gak akan mengekang lo, begitu juga dengan gw, kita tetap seperti ini, berteman seperti dulu, kita tetap jalani hidup kita masing-masing...
