35. Where are you now

3.5K 273 5
                                        

Status : Republish

Jadwal up date : Setiap Rabu

Genre : Romance

Plot : Plot maju mundur

---o0o---
 

 
   
   
Sebulan yang lalu

"Leon....... Sudahlah jangan minum lagi..." ucap Kenneth kepada Leon yang akan mengambil satu gelas minuman beralkohol di depannya, kesadarannya sudah hampir hilang.

"......." Kenneth hanya menggeleng saat tangannya ditampik, dan Leon menenggak minuman itu sekali minum.

"Dengan Lo begini, gak bakal menyelesaikan masalah bego!" Kenneth yang menyerah akhirnya duduk di samping Leon sambil mengambil kaleng minumnya yang tidak habis. Hari ini dia hanya menemanin boss sekaligus teman akrabnya yang sedang kalut.

Lagian, kemana Sasha pergi? Selama ini, Leon tidak terlihat sedang bermasalah, bahkan bahagia dengan penantiannya atas kelahiran anak pertama mereka. Kecuali..

"Biarkan dia bersamaku, aku akan menjaganya..." ucap seorang wanita yang akhir akhir ini terang terangan mendekati Leon setelah istri bosnya dinyatakan menghilang.

"Maaf nona Marry, saya tidak dapat meninggalkan Leon sendiri saat dia dalam keadaan mabuk," ucap Kenneth tanpa melihatnya dan mencoba membopong Leon dengan bahunya. Dengan cepat wanita itu menarik tubuh Leon sehingga Leon kembali terduduk di sofa ruang VIP club tersebut.

"Saya akan membawanya pulang nanti setelah dia sadar, dan kamu hanyalah karyawannya. Kamu sudah tidak dibutuhkan lagi sekarang...," ucap wanita itu dengan nada yang tidak menyenangkan.

"Saya karyawan sekaligus sahabatnya, saya akan memastikan dia pulang. Anggap saja saya menjaganya demi istrinya...," ucap Kenneth menyidir wanita yang terlihat murahan di mata Kenneth tersebut.

"Bukankah istrinya telah kabur dari rumah? jadi salahkan dia jika tidak mempercayai suaminya sendiri, dan salahkan dia jika suaminya mencari kebahagiaan di tempat lain," ucap marry sambil menggelendot ke tubuh Leon yang bersandar di sofa dengan mata terpejam.

"Anda tidak usah khawatir nona Marry, dan anda juga hanyalah brand ambassador produknya. Jadi anda tidak perlu repot repot mengurusi hal yang bukan menjadi tanggung jawab anda. Selamat malam..." ucap Kenneth dingin.

Leon sudah benar benar mabuk karena kata-kata yang keluar dari mulutnya hanya nama istrinya saja, Kenneth memanggil body guard untuk membantunya memapah Leon ke mobil dan pulang. Meninggalkan Marry yang sudah mulai marah.

Leon terlihat seperti gelandangan necis dengan baju lusuh dan rambut dibiarkan berantakan, semenjak dirinya tidak mendapatkan istrinya ada di rumahnya seminggu lalu. Leon mendapati rumahnya yang kosong setelah pergi keluar kota untuk peluncuran produk barunya. Leon seperti orang gila mencari istrinya keliling Jakarta tanpa memikirkan makan dan berganti pakaian.

Kenneth yang mengetahui hilangnya Sasha mulai mencari informasi Sasha, namun mencari keberadaan Sasha di Jakarta ternyata sangat sulit, karena ponselnya sudah tidak aktif semenjak awal dia menghilang dan aktifitas keuangan Sasha tidak ada transaksi sama sekali, membuatnya tidak bisa melacak jejak terakhir Sasha. Part time mereka juga tiba-tiba tidak bisa dihubungi dan pindah dari kontrakan. Buntu...

Kenneth menghela nafas setelah membaringkan Leon di kamarnya, merasa prihatin dengan masalah yang dialami Leon. Kenneth sangat tahu bagaimana Leon sangat mencintai istrinya, bahkan sebelum mereka saling jujur dengan perasaan mereka masing-masing, Leon sering memperhatikan Sasha diam diam, melihat bagaimana gugupnya seorang playboy seperti Leon saat ingin mengajak istrinya pergi, dan sekarang melihat Leon saat mabukpun hanya menyebut nama istri dan calon bayi mereka.

Kenneth keluar dari kamar Leon dan merebahkan diri di sofa ruang tamu, mengedarkan pandangan di ruang TV apartemen Leon, rasa tertekan dan penat membuat tubuhnya begitu lelah. Kenneth memposisikan dirinya tidur dengan bersandarkan lengan sofa yang empuk, Ken mulai memikirkan ucapan Marry tadi di club.

Tidak ada seorangpun yang tahu bahwa Sasha kabur dari rumah dan tidak ada yang mengatakan penyebab hilangnya Sasha mengenai kepercayaan. Kenneth yang telah menyelidiki Omega sesuai perintah Leon menemukan bahwa Marry adalah pemilik dari Omega itu sendiri, dan sesuai pernyataan Leon bahwa Marry adalah seseorang yang pernah mencoba memisahkannya dengan leon menguatkan kecurigaan mengenai campur tangan Marry akan hilangnya sasha. Tapi apa yang telah Marry lakukan masih menjadi tanda tanya bagi Kenneth, besok setelah Leon bangun akan dia sampaikan informasi ini segera.

Saat Kenneth akan terpejam, tidak sengaja Kenneth melihat potongan kertas di bawah sofa single di depannya. Karena rasa penasaran yang besar, Kenneth mengambilnya, dan seketika Kenneth mulai paham dan mulai bisa menyatukan potongan potongan informasi yang dia dapat walaupun belum jelas tapi dia mulai bisa melihat titik temu.

Kenneth mulai mencari bukti bukti yang lain keseluruh ruangan di apartemen Leon termasuk di kamar dan di ruangan lain, begitu juga di ruang kerja Leon yang sama sekali tidak mau Leon masuki selama mencari Sasha. Kenneth mulai paham atas situasi yang terjadi dengan Leon dan istrinya, dan dia berjanji akan membantu sahabatnya itu sampai berhasil. Membantu sahabat yang telah banyak membantu dirinya dan keluarganya saat dia sangat terpuruk, sahabat yang membantu tanpa pamrih bahkan tidak meminta balik.

My SerendipityCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang