36. Titik terang

4.3K 253 2
                                        

si Badboy jaman sekolah yg jatuh cinta setengah mati sama sahabatnya sendiri 

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

si Badboy jaman sekolah yg jatuh cinta setengah mati sama sahabatnya sendiri 

ganteng ya akang Rizky........ hahaha

hati-hati banyak typo yaaa, maafkeun........

------------------------------------------------------------

Bunyi alarm memekik dengan lantang membuat Leon terbangun, seketika dia memegang kepalanya yang berdenyut hebat akibat hang over semalam. Leon terduduk di pinggir ranjang dan mencoba mengingat-ingat yang terjadi semalam di club. Sepertinya dia terlalu mabuk untuk bisa menyetir dan pulang ke apartemen sendiri. Mungkin kenneth yang membantunya....

Setelah mengumpulkan kesadarannya, Leon beranjak dari kamar dan berjalan ke dapur untuk minum, Leon menghelas nafas melihat betapa rapihnya rumahnya saat ini dan melihat Kenneth sedang membuat kopi dan mie instan cup.

"Pagi boss..... Kopi?" ucap Kenneth menyodorkan kopi hitam ke meja.

"Thanks" ucap Leon yang sudah duduk di pantry, dia memijat pelipisnya untuk mengurangi pening. Leon menumpukan kepalanya ke lengannya yang ditumpukan di meja pantry.

"Kalau gak pernah mabuk lagi, gak usah berlagak minum alkohol segitu banyak, lo jack pot di mobil, menjijikan." cibir Kenneth, Leon menghela nafas tidak peduli, rasanya begitu malas melakukan apapun saat ini, dia hanya ingin mencari Sasha lagi

"Shut up ken..."  lirih Leon, mengangkat kepalanya, meminum kopi untuk menghilangkan sisa hang over semalam dan beranjak untuk mandi dan mencari Sasha kembali, entah kemana dia akan pergi hari ini, sepertinya seluruh Jakarta sudah dia jelajah namun nihil....

Selain wajah Sasha yang selalu ada di kepalanya saat ini, juga wajah khawatir dan cemas orang tua Sasha dan kemarahan orang tua leon sendiri yang menganggap dirinya tak becus menjaga istrinya. Orang tua Leon yakin bukan tidak ada alasan kenapa Sasha menghilang, begitu juga keyakinan Leon...

"Ken, gw titip perusahaan lagi ke lo, tolong handle semua meeting dan tunda kesepakatan kesepakatan dengan perusahaan lain," ucap Leon sambil beranjak dari dapur.

"Lo gak usah cari Sasha lagi, percuma..." ucap Ken dengan tenang sambil makan mie instannya, seketika Leon menjadi emosi lalu membalik badan dan menatap tajam Kenneth yang terlihat santai meminum kopinya.

"Apa maksud lo ngomong begitu? Lo gak berhak ngatur gw!" Leon begitu marah terhadap Kenneth yang sudah sangat dipercayanya bisa mengatakan hal semacam itu.

"Gw serius Leon, lo gak usah keluyuran cari Sasha lagi. Karena semua itu percuma." ucap Kenneth tenang membalas tatapan Leon, meletakkan kopi panasnya demi menghindari hal yang tidak diinginkans seperti....  

"Shut up!!!" Dengan penuh emosi Leon maju ke arah kenneth dan menarik kerah kemeja Kenneth yang dari kemarin belum diganti.

"Kalo lo gak mau bantu, lo gak berhak ikut campur masalah pribadi gw..." ucap Leon dingin.

My SerendipityCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang