Sakit

6.4K 389 31
                                        

"Ini dimana?" Rica membuka matanya perlahan, ia melihat sekelilingnya.

Seorang wanita tiba-tiba saja masuk dari sebuah pintu.

"Mba saya dimana ya?" tanya Rica yang masih berbaring di sebuah tempat tidur.

"Anda berada di__" perkataan wanita itu terpotong karena ada seorang pria mengenakan baju berwarna putih layaknya dokter muncul dari sebuah pintu.

"Anda berada di Klinik saya, dan saya adalah seorang dokter" ucap pria tersebut yang ternyata seorang Dokter.

"Oh gitu, dok! Saya kenapa ada disini ya?" tanya Rica.

"Anda ke serempet mobil, lalu anda jatuh ke sebuah got, untung saja itu selokan tidak ada airnya" jawab dokter itu.

"Malu-maluin dah, yang keren dikit lah jatohnya, masa ke got" batin Rica. "Ngomong -ngomong dok, sekarang jam berapa ya?" Tanya Rica lagi.

"Sekarang jam 6 pagi"

"What!" Rica terkejut mendapat jawaban dari dokter. "Kalo gitu saya pergi dulu ya dok" Rica langsung terduduk.

"Tapi anda belum sembuh, lihat lengan anda yang di perban bekas jahitan" ucap dokter.

"Di jait?, Buset sadis amat jatoh ke got pake ada acara di jait" Rica melihat lengannya yang ternyata benar, ada perban yang menyelimutinya.

"Lebih baik ada berbaring saja, dan anda bisa hubungi keluarga anda, untuk menjemput anda" dokter tersebut memberi saran.

"Shit, Mama sama Papa pasti panik banget anaknya nggak pulang dari tadi malem" batin Rica.

"Udah dok, saya bisa sendiri...Hacih..!!" ucap Rica yang di sambung oleh bersin.

"Anda terkena flu dan lihat kaki anda" dokter menunjuk ke arah kaki Rica. "Kaki kiri anda juga saya gips karena ada sedikit pergeseran tulang antara pergelangan kaki anda" lanjut dokter.

"Wabasyahh, kaki gue jadi begini, buset dah" batin Rica. "Dok ini cuma ngegeser doang kan tulangnya? Bukan patah?" tanya Rica.

"Iya itu hanya tergeser, untuk itu saya pakaikan gips agar tulang anda kembali ke tempat semula" jawab dokter itu.

"Kalo di buat jalan sakit nggak?" tanya Rica lagi.

"Lumayan sakit tapi tidak sesakit saat patah tulang atau mengalami keretakan pada tulang" jawab dokter tersebut.

"Oke thanks dok atas jawabannya" Rica pun langsung turun dari tempat tidurnya secara perlahan.

Rica menyentuhkan kaki kirinya ke lantai secara perlahan.
Rasanya sedikit sakit dan kemudian menjadi sangat sakit, tapi Rica terus memaksakan dirinya.

"Eh anda mau ngapain?" Tanya dokter itu dengan panik.

"Hacihh..!, saya mau pulang dok, berapa bayarannya dok?" Ucap Rica dengan bersin.

"Anda masih harus berbaring!" ucap dokter.

"Udah nyelo aja dok, saya mau tanya bayarannya berapa? Saya harus bayar biaya pengobatannya dok."

"Biaya pengobatan sudah di tanggung oleh pelaku yang menyerempet anda"

"Oh kalo gitu makasih ya dok"

"Sama-sama, tapi anda harus berbaring!" Perintah dokter itu.

"Ih si dokter ngajak ribut nih, udah dokter santai aja, oh iya dok sepatu saya kemana ya?"

"Kalo kondisi anda semakin parah gimana?"

"Santai aja dok, ini cuma luka kecil, jahitan di tangan sama pergeseran tulang kaki doang, lebih baik dokter beritahu sepatu saya dimana?"

Its MeTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang