Sulit dipercaya! Seorang Vanka rela berpenampilan culun atau fake nerd hanya untuk mengejar Lexi-cowok yang telah merebut seluruh perhatian Vanka. Apakah Vanka tahan untuk terus berpura-pura (?) mengingat sifatnya yang biasanya bar-bar.
Yang du...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ruangan itu masih diliputi oleh orang-orang yang mengkhawatirkan gadis yang sedang berbaring tak berdaya di bed rumah sakit tersebut.
Di tubuhnya terpasang selang infus, dengan pernapasan yang dibantu oleh tabung oksigen, dimana kepala dan tangan kanannya turut di perban.
Keadaannya sangat mengenaskan sekaligus menyedihkan.
Hanya ada suara elektrokardiograf (EKG), yang menampilkan irama dan frekuensi detak jantung gadis itu yang menandakan masih ada secuil harapan.
Keheningan menyelimuti ruangan putih tersebut.
Lelaki muda itu masih setia menggenggam tangan gadisnya yang terbaring lemah di atas ranjang rumah sakit.
Sudah dua puluh satu hari gadis itu tidur nyenyak di ranjang rumah sakit tanpa ada tanda-tanda untuk bangun. Seakan-akan ia tidak peduli dengan perasaan orang-orang yang sedang mengkhawatirkannya saat ini.
🎬🎥
Penyesalan memang selalu datang di akhir.
Kesalahan. Ya, hanya karena kesalahan di masa lalu membuatnya menyesal sekarang.
Hal yang baru disadarinya sekarang. Bodohnya dia, kenapa baru menyadarinya saat takdir ingin menjemput gadis itu.
Ia berjanji tak akan melepasnya, lagi. Ia sudah bersumpah tentang itu.
Ia sudah bersumpah kepada angin yang menderu, api yang berkobar, cakrawala yang membentang di angkasa, dan kepada dirinya sendiri.
Walaupun jika terbangun nanti gadis itu melupakannya, ia tak akan melepasnya begitu saja sampai......sampai tiba saatnya nanti.
Hanya pilu, penyesalandan kekosongan yang dapat ia rasakan saat ini.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Haiii haiii.... Ini cerita baru aku, udah dipublish