6

1K 62 1
                                        

Tiga puluh menit mereka berada di posisi seperti itu sampai Vanka mendorong dada Lexi pelan

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Tiga puluh menit mereka berada di posisi seperti itu sampai Vanka mendorong dada Lexi pelan.

"Gue laper, mau pulang" ucap Vanka masih sesenggukan.

🎬🎥

Lexi menghentikan motornya di depan salah satu restoran terkenal.

"Loh kok-" "Buruan turun!" ucap Lexi memotong perkataan Vanka.

"Lo laper kan? Yaudah kita makan dulu"

What?
Kita?
Makan bareng?
Seriously?
It's not dreams?
Oh, God Thank you, I love you!

"Ngapain masih bengong buruan masuk, gue udah laper!" ucap Lexi sembari menarik tangan Vanka memasuki restoran tersebut.

Selama makan Vanka selalu menatap Lexi terang-terangan, membuat Lexi agak risih namun tak dipedulikannya.

🎬🎥

"Mmm... Makasih ya lex" ucap Vanka tersenyum manis.

Mereka sudah sampai di depan apartemen Vanka.

"Hmm" tanpa babibu, Lexi langsung melajukan motornya meninggalkan Vanka yang tersenyum bahagia.

🎬🎥

Hari cerah, hati cerah, wajah ceria, suasana ceria membuat Vanka terus memasang senyumannya, apalagi ketika ia tak sengaja bertemu pujaan hatinya di koridor sekolah.

"Pagi Lexi" sapa Vanka dengan senyum cerianya.

Di luar ekspetasinya, Lexi mengabaikannya. Bahkan sekalipun melirik Vanka tidak.

Padahal semalam Vanka sudah satu langkah lebih dekat dari pada sebelumnya.

Tapi tidak hari ini, dia kembali dimundurkan satu langkah lagi.

🎬🎥

Saat ini Vanka, Gio, dan Dirga sedang makan di kantin tanpa Lexi.

Lexi itu ketua osis jadi hampir setiap hari dia sibuk mengurusi berbagai macam hal.

"Oh ya gue lupa cerita sama kalian!" ucap Vanka tiba-tiba.

"Apaan? Oh, pasti tentang Lexi lagi" tebak Dirga, Vanka tersenyum pertanda bahwa tebakannya benar.

"Semalam Lexi meluk gue AAAAA!!!" jerit Vanka namun dengan suara kecil.

Omongan Vanka membuat Gio tersedak kuah baksonya dan Dirga memuncratkan minumannya, lalu melapnya lagi.

"SERIUS?!" ucap mereka berdua serentak, Vanka mengangguk cepat.

Vanka pun menceritakan kejadian semalam dengan wajah berseri-seri.

"Tapi gue masih gak percaya deh! Kali aja semalam Lexi kerasukan jadi dia gak sadar sama apa yang dia lakuin" ucap Dirga, vanka menjitak kepalanya.

VankaTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang