.
.
"Noona?" Namjoon terkejut saat melihat Hani berada dirumahnya.
Jin, Hoseok dan Namjoon baru saja memasuki rumah. Hani bangun dari duduknya dan langsung menghampiri Namjoon.
"Namjoon-ah, apa yang terjadi pada wajahmu? Apa kau?.."
Namjoon menundukan wajahnya, "Ne. Aku bertemu dengan Jackson.."
Hani membulatkan matanya. Namjoon bertemu dengan Jackson hingga babak belur seperti ini? apa mereka adu pukul hingga seperti ini?
"Taehyung-ah, tolong ambilkan aku air!" suruh Jin seraya mendudukan dirinya diatas sofa. Taehyung pun menuruti Jin lalu berjalan ke dapur untuk mengambilkan air untuk hyungnya itu.
"Hyung? Apa terjadi sesuatu?" tanya Jimin penasaran.
"Kau masih bertanya?! Apa kau tidak lihat dua hyungmu itu, eoh?!"
Jimin mengalihkan pandangannya pada Namjoon lalu Hoseok. Namjoon babak belur sementara Hoseok tidak terluka sama sekali, tidak mungkin Hoseok yang memukuli Namjoon kan?
"Mereka mengeroyok Jackson dan berakhir di kantor polisi! Benar-benar!" kesal Jin.
"Mwo?! Kantor polisi?!" ucap Jimin dan Taehyung bersamaan.
Taehyung memberikan satu botol air mineral pada Jin lalu memberikan dua lagi pada Hoseok dan Namjoon. Setelah selesai dengan tugasnya, Taehyung kembali duduk disamping Jimin.
"Kalian masuk kantor polisi??" Hani menatap Namjoon lekat-lekat, dia menuntut penjelasan.
"Kalian mengeroyok Jackson?? Itu benar??"
"Anni. Aku tidak menyentuh Jackson sama sekali, sumpah Noona.." Hoseok membela dirinya.
"Ne. Hoseok tidak melakukan apa-apa. Justru dia yang menghentikanku." Tambah Namjoon membenarkan.
Hani menatap Namjoon, dia tidak percaya Namjoon melakukan hal itu.
"Bukankah kau sudah berjanji tidak akan melakukan apa-apa sekalipun kau tahu siapa yang memukulku? Kau berbohong padaku Namjoon-ah!"
"Lalu apa yang harus aku lakukan?!" seru Namjoon,
"Apa aku harus membiarkannya bebas tanpa rasa bersalah setelah memukulmu?! Itu yang kau inginkan noona?! Kau ingin dia bebas dan bisa mendekatimu lagi?! Menyakitimu lagi?! Memukulmu lagi?! Begitu?!"
Suasana hening seketika. Baik Hoseok, Jin, Taehyung atau Jimin tidak ada yang berani mengeluarkan suara. Ini urusan mereka, urusan antara Namjoon dan Hani. Hoseok sudah cukup membantu Namjoon dengan menghentikannya saat sedang memukuli Jackson, dan Jin juga sudah melakukan tugasnya sebagai hyung tertua dengan menjamin Hoseok dan Namjoon dari kantor polisi. Dan hanya sampai situ batas mereka. Sisanya, biarkan Namjoon dan Hani menyelesaikan masalahnya sendiri.
Hani terdiam. Bukan, bukan itu maksudnya. Hani hanya khawatir Jackson melakukan sesuatu dengan menggunakan kuasa orangtuanya untuk membalas apa yang Namjoon lakukan. Jackson dan keluarganya tidak bisa diremehkan, mereka bisa melakukan apa saja sesuka hati mereka, Hani tidak mau Namjoon menerima akibatnya karena telah memukul Jackson.
Hani menarik napas dalam-dalam,
"Mianhae.." ucapnya. Hani mengarahkan tangannya pada wajah Namjoon, dielusnya luka diwajah Namjoon seperti yang namja itu lakukan padanya tadi siang.
"Aku mengerti.. Maafkan aku.."
Namjoon menghembuskan napasnya lalu menarik Hani kedalam pelukannnya. Semua yang dia lakukan tadi, semua pukulan yang dilayangkannya pada Jackson tadi, semua itu demi yeoja ini, demi Hani. Namjoon ingin Jackson menerima akibatnya karena telah menyakiti Hani, dan Namjoon tidak peduli jika suatu saat Jackson membalasnya dengan cara yang lain. Selagi Hani bersamanya, selagi Hani masih menjadi miliknya, akan dia lakukan apapun untuk yeojanya itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
FF BTS - Our Lifes [PRIVATE]
Fanfictioncast : - all BTS member - all Blackpink member - another cast genre -romance -life story cerita ini mengisahkan tentang perjalanan hidup tujuh pemuda, beberapa dari mereka tidak memiliki orangtua bahkan keluarga dan saudara. Hidup yang penuh de...
![FF BTS - Our Lifes [PRIVATE]](https://img.wattpad.com/cover/91647163-64-k445640.jpg)